Mentreng.com | Batusangkar, INFO_PAS – Rutan Batusangkar secara resmi membuka Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di Aula Rutan Batusangkar dan dibuka langsung oleh Kepala Rutan Elfiandi, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab program, Senin (1/9/25).
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Geri Wiliando, Konselor dari BNNK Payakumbuh, Adryan Abbas selaku Kasubsi Pelayanan Tahanan sekaligus Program Manajer Rehabilitasi Rutan Batusangkar, pejabat struktural Rutan, serta perwakilan WBP yang menjadi peserta program.
Dalam sambutannya, Karutan menyampaikan bahwa program rehabilitasi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional Pemasyarakatan.
“Program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor PAS.6-PK.06.05-3131 tanggal 10 Desember 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas layanan pembinaan dan perawatan Warga Binaan, khususnya melalui rehabilitasi,” ujarnya.
Elfiandi menjelaskan jumlah peserta program rehabilitasi di Rutan Batusangkar sebanyak 60 orang WBP, dengan rincian WBP tindak pidana narkotika mengikuti RehabNarkotika dan WBP tindak pidana selain narkotika mengikuti Rehab Sosial.
Sebelum pelaksanaan program, telah dilakukan skrining adiksi menggunakan instrumen ASSIST V.3.1. Melalui instrumen , tidak hanya WBP kasus narkotika, tetapi juga WBP tindak pidana lainnya dengan indikasi riwayat penggunaan zat adiktif dapat mengikuti program rehabilitasi. Selanjutnya, dilakukan asesmen lanjutan bersama Tim BNNK Payakumbuh untuk memastikan penempatan peserta sesuai dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing.
“Program rehabilitasi ini menjadi kesempatan penting bagi WBP untuk memperbaiki diri, terbebas dari ketergantungan narkoba, sekaligus meningkatkan kesiapan sosial, mental, dan spiritual dalam menjalani kehidupan setelah bebas nanti. Saya turut menyampaikan apresiasi kepada pihak BNNK Payakumbuh yang telah mendukung penuh kegiatan ini.Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelas Elfiandi. Mengakhiri sambutannya, Elfiandi berpesan kepada seluruh peserta program:
“Ikutilah kegiatan dengan sungguh-sungguh, jadikan program ini sebagai momentum perubahan, serta kesempatan untuk membuktikan bahwa setiap orang memiliki peluang kedua untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga melalui program rehabilitasi ini, Rutan Batusangkar dapat mewujudkan lingkungan pembinaan yang bersih dari narkoba, sehat, produktif, dan bermartabat.”
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi awal program rehabilitasi yang dipandu langsung oleh Konselor BNNK Payakumbuh Geri Wiliando, didampingi Adryan Abbas dan Tim Rehabilitasi Rutan Batusangkar.






