Meriahkan RSBG 2025, Ketua TP-PKK Kota Solok Dampingi Ketua TP-PKK Provinsi di Hamparan Sawah VI Suku

Mentreng.com  |  Kota Solok – Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) kembali menjadi momen yang paling dinanti oleh masyarakat Kota Solok. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Solok ini digelar meriah di hamparan sawah Solok, Kelurahan VI Suku, pada Kamis (11/09/2025).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Solok hadir langsung dalam kegiatan tersebut, mendampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi. Kehadiran kedua tokoh perempuan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Saat di konfirmasi, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan RSBG 2025 yang dinilai berhasil mengangkat potensi lokal dan mempererat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

RSBG bukan hanya perayaan budaya, tapi juga momentum yang sangat baik untuk memperkuat peran keluarga dalam pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, bisa dilihat bagaimana peran perempuan, khususnya kader-kader PKK, Bundo Kanduang sangat nyata dalam melestarikan adat, memperkuat ekonomi keluarga, dan meningkatkan kualitas hidup Masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya pembangunan berbasis kearifan lokal.

Sebelumnya Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, juga menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya RSBG 2025 yang berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Ia juga menekankan peran strategis kader PKK dalam menyukseskan kegiatan ini, baik dari sisi persiapan maupun pelibatan UMKM dan masyarakat lokal.

“Kami dari TP-PKK Kota Solok akan terus mendukung setiap upaya pelestarian budaya yang beriringan dengan pemberdayaan keluarga dan perempuan. Semoga RSBG dapat terus menjadi inspirasi dan semangat kebangkitan ekonomi berbasis budaya di Kota Solok,” tambahnya.

RSBG tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga merupakan ruang promosi budaya, kuliner, dan hasil kerajinan lokal yang memperkuat identitas masyarakat Solok sebagai daerah agraris yang kaya tradisi.

Pemerintah Kota Solok berharap RSBG dapat terus menjadi agenda tahunan yang berdampak positif bagi pariwisata, perekonomian, dan pelestarian budaya daerah.

Pos terkait