Solok Kota | mentrengnews.com – Pemerintah Kota Solok menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi dengan menggelar Festival Literasi Kota Solok 2025 sekaligus meresmikan Gedung Perpustakaan Kota Solok yang baru, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan bertema “Merajut Literasi, Satu Kata Seribu Karya” ini berlangsung selama tiga hari, 14–16 Oktober 2025, dan digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok. Festival ini turut dihadiri oleh Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Bunda Literasi Kota Solok Ny. Dona Ramadhani, unsur Forkopimda, serta para sponsor dan mitra seperti Gramedia, Penerbit Bumi Aksara, dan BUMD Kota Solok.
Festival Literasi ini menjadi ruang pertemuan bagi para pencinta buku, pelajar, dan masyarakat umum untuk menikmati berbagai kegiatan menarik seperti bazar buku dan UMKM, talk show bersama penulis terkenal, serta peluncuran karya literasi lokal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
> “Melalui festival ini, kita ingin menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda dan masyarakat untuk menulis, membaca, serta berkarya. Literasi adalah kunci kemajuan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani, menekankan bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga membentuk karakter dan kreativitas masyarakat.
> “Saya berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi lahirnya banyak karya dari warga Kota Solok, terutama generasi muda. Literasi adalah semangat belajar sepanjang hayat,” ujarnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok menambahkan bahwa festival ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat serta memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran publik.
Dengan hadirnya gedung perpustakaan baru dan penyelenggaraan Festival Literasi, Kota Solok terus meneguhkan diri sebagai kota yang peduli terhadap budaya baca dan pengembangan literasi masyarakat.( Helda)






