Tiga ‘Spiderman KW’ Kepergok Gondol Tembaga di Rajabasa!

Laporan Eksklusif  mentrengnews.com

Rajabasa, Lampung Selatan | mentrengnews.com – Saat azan subuh berkumandang, sebagian besar warga memilih bersimpuh di sajadah, memohon keberkahan. Tapi tidak bagi tiga pemuda ‘kreatif’ di Rajabasa ini. Mereka justru asyik ‘bertapa’ di puncak tower setinggi 70 meter. Bukan untuk mencari wangsit, melainkan… memotong kabel tembaga! MENTRENGNEWS.com berhasil merangkum kejadian lucu sekaligus bikin emosi ini.

Aksi ala “Spiderman KW” ini terjadi di Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Drama bermula saat warga memergoki mereka sedang beraksi di menara yang menjulang tinggi itu.

Menurut sumber MENTRENGNEWS.com, kejadian bermula ketika seorang petugas perawatan tower PT XL yang juga mitra PT Protelindo, bernama Supron Sodiq, menerima laporan alarm dari kantor pusat. Penasaran, ia langsung tancap gas menuju lokasi di depan Pantai Setigi Heni.

“Jam tiga subuh dapat laporan alarm. Begitu sampai, saya dengar suara ‘krek… krek…’. Saya senter, eh, ada orang lagi asyik motong kabel! Langsung saya teriak ‘Maling! Maling!’ biar warga pada bangun,” cerita petugas tower tersebut, seperti ditirukan sumber MENTRENGNEWS.com, Rabu pagi.

Bak disambar petir, teriakan petugas tower itu langsung membangunkan warga sekitar. Dalam hitungan menit, puluhan warga mengepung area tower yang masih diselimuti kabut subuh. Suasana langsung berubah jadi arena ‘perburuan’.

Dari tiga pelaku, satu berhasil diringkus di tempat kejadian. Satunya lagi kabur ke arah perkampungan, meninggalkan jejak kebingungan di kalangan warga. Nah, yang paling bikin geleng-geleng kepala, satu pelaku memilih ‘moksa’ di puncak tower setinggi 70 meter! Diduga panik dan takut turun, ia memilih jadi ‘patung’ di ketinggian.

Warga yang sudah terlanjur emosi tak kehabisan akal. Mereka memanfaatkan pelaku yang tertangkap untuk ‘memancing’ rekannya keluar dari persembunyian. Taktik ala intelijen ini ternyata berhasil!

“Kami suruh pelaku yang ketangkap telepon temannya, pura-pura janjian di lokasi sekitar 500 meter dari sini. Eh, dia datang beneran! Langsung kami sikat,” lanjut sumber MENTRENGNEWS.com, menirukan ucapan petugas tower sambil geleng-geleng kepala.

Sekitar pukul 07.30 WIB, situasi makin ‘panas’. Petugas Polsek Rajabasa dan Damkar Lampung Selatan datang untuk mengamankan lokasi dan menenangkan warga yang mulai tersulut emosi. MENTRENGNEWS.com mencatat, kehadiran petugas sedikit meredam ketegangan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku sudah sempat memotong sejumlah kabel power, namun belum sempat membawa hasil curiannya. Polisi juga menemukan satu unit mobil bak terbuka di lokasi, berisi potongan kabel tembaga yang diduga hasil curian dari tower lain.

“Kami memang sering kehilangan kabel di beberapa titik tower. Kuat dugaan, mereka ini pelakunya,” imbuh sumber MENTRENGNEWS.com, menirukan ucapan petugas tower.

Dua pelaku yang berhasil diamankan masing-masing bernama AL (26) dan AS (21), warga Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda. Keduanya langsung digelandang ke Polsek Kalianda untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, satu pelaku lainnya masih betah ‘nangkring’ di puncak menara hingga pagi menjelang. Aksi dramatis itu membuat ratusan warga berkerumun, bahkan menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Rajabasa sempat tersendat.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya bersama kepolisian, pemerintah kecamatan, serta TNI butuh waktu hampir sembilan jam untuk membujuk pelaku agar turun. Negosiasi alot ini menjadi tontonan gratis bagi warga sekitar.

“Pelaku akhirnya luluh setelah kita rayu dan bujuk lama. Sekarang sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Rully. MENTRENGNEWS.com memperoleh informasi, pelaku yang sempat ‘bertapa’ di puncak tower itu kini mendekam di sel tahanan, menyesali perbuatannya.

Catatan Redaksi: Kami dari MENTRENGNEWS.com mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan selalu melaporkan segala bentuk tindak kriminal kepada pihak berwajib. Jadilah warga yang baik dan taat hukum!. (Soleh)

Pos terkait