ASN Kemenag Kota Solok Ikuti Tausiah Rutin: Ustaz Syafron Junaidi Kupas Keistimewaan Hari Jumat

Kota Solok  |  Mentrengnews. Com — Dalam upaya meningkatkan wawasan dan memperkuat nilai-nilai spiritual para Aparatur Sipil Negara (ASN), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok kembali menggelar kegiatan tausiah rutin dua kali dalam sebulan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (31/10/2025) dan dipandu oleh Plh. Kasubbag TU, Irawadi Uska.

Tampak hadir dalam kegiatan, Plh Kasubbag TU, Kasi, Penyelenggara Zawa, Pengawas dan Seluruh ASN Kemenag Kota Solok serta Mahasisa Magang dari UIN Imam Bonjol Padang

Tausiah kali ini menghadirkan Ustaz Syafron Junaidi, penyuluh agama Islam dari KUA Lubuk Sikarah, yang membawakan materi bertajuk “Keistimewaan Hari Jumat.” Dalam ceramahnya, Ustaz Syafron mengingatkan bahwa Jumat merupakan hari paling mulia di antara tujuh hari yang ada, sehingga penting bagi umat Islam untuk memanfaatkan berbagai keutamaan yang terkandung di dalamnya.

“Semua hari adalah baik, namun Jumat memiliki keistimewaan tersendiri. Mari kita isi dengan amal saleh dan memperbanyak dzikir,” ujarnya.
Mengutip beberapa ayat Al-Qur’an, di antaranya surah Al-Kahfi ayat 103, At-Taubah, dan Tha-Ha ayat 14, Ustaz Syafron menegaskan pentingnya menjaga hati dan memperbanyak amalan seperti shalawat dan istigfar.

“Perbanyaklah membaca shalawat, jadikan shalawat sebagai sandaran hidup, karena shalawat membawa kedamaian. Dan istigfar adalah ucapan yang paling cepat sampai kepada Allah,” pesannya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Mustafa, turut menyampaikan apresiasi kepada penceramah atas ilmu dan pencerahan yang diberikan. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam bidang spiritual maupun profesional.

“Mari kita nikmati usia yang diberikan Allah dengan berbuat terbaik bagi keluarga dan orang tua. Kehadiran kita jangan sampai mengguncang kehidupan orang lain,” ungkap H. Mustafa.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya ASN Kemenag untuk selalu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan terus memperbarui pengetahuan, khususnya di bidang keagamaan.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Kemenag, kita harus siap menjawab pertanyaan masyarakat. Untuk itu, mari kita terus update ilmu dan meningkatkan kapasitas diri,” tutupnya. (helda)

Pos terkait