Ketua Pokja II Miswarti Dorong Penguatan Literasi Melalui Program PKK Masuk Sekolah di Kota Solok

Kota Solok  |  Mentrengnews.com — Ketua Pokja II TP PKK Kota Solok, Miswarti, mengajak para guru dan untuk memperkuat budaya literasi sejak dini. Ajakan ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam kegiatan PKK Masuk Sekolah yang digelar di SD Negeri 10 VI Suku Gurun Bagan, Sabtu (08/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PKK Masuk Sekolah yang dilaksanakan oleh TP PKK Kota Solok pada minggu ke-2 tahun 2025. Fokus utama kegiatan tersebut adalah sosialisasi 10 Program Pokok PKK, khususnya di bidang literasi yang menjadi salah satu program unggulan Pokja II.

Dalam pemaparannya, Miswarti menekankan pentingnya literasi sebagai keterampilan dasar yang harus ditanamkan sejak usia dini.

“Literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis, tetapi kemampuan memahami dan menggunakan informasi untuk kehidupan. Anak-anak yang gemar membaca akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Miswarti.

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memahami informasi secara efektif. Di era modern, literasi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, serta menggunakan teknologi secara bijak.

Manfaat dari Literasi diantaranya, Menambah wawasan dan pengetahuan. Anak menjadi lebih mudah memahami pelajaran dan berpikir luas.. Menumbuhkan daya pikir kritis dan kreatif. Mendorong anak berani berpendapat dan mencari solusi. Meningkatkan minat baca dan prestasi belajar. Membentuk karakter positif. Seperti rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.

Beberapa langkah nyata yang bisa dilakukan sekolah untuk menumbuhkan budaya literasi antara lain:
• Membiasakan 15 menit membaca sebelum pelajaran dimulai.
• Menyediakan pojok baca kelas dan mengadakan gerakan tukar buku.
• Mengadakan lomba menulis, jurnal literasi, atau proyek membaca bersama.
• Mengintegrasikan literasi ke dalam setiap mata pelajaran agar siswa melihat manfaatnya secara nyata.

Miswarti juga menegaskan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam mendukung gerakan literasi. Guru berperan sebagai fasilitator dan teladan yang menumbuhkan semangat membaca di kelas. sedangkan Orang tua berperan menciptakan suasana literasi di rumah, seperti membacakan buku bersama atau menyediakan bahan bacaan menarik.

Dengan terlaksananya kegiatan PKK Masuk Sekolah ini, diharapkan budaya literasi di Kota Solok semakin kuat. TP PKK Kota Solok berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah-sekolah dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter, sesuai semangat 10 Program Pokok PKK. (helda)

Pos terkait