Kota Solok | Mentrengnews.com — Dalam suasana hujan rintik yang menyejukkan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November. Upacara berlangsung di halaman Kantor Kemenag Kota Solok pada Senin (10/11), dengan H. Adrinoviyan, Kasubbag Tata Usaha, bertindak sebagai pembina upacara mewakili Kepala Kantor Kemenag.
Dalam amanatnya, H. Adrinoviyan membacakan pidato Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf. Ia menyampaikan bahwa ada tiga hal utama yang patut diteladani dari para pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran—karena dari kesabaranlah lahir kemerdekaan. Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, sebab kehormatan sejati bukan pada jabatan yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan. Ketiga, pandangan jauh ke depan, di mana para pahlawan mewariskan amanah kemanusiaan bagi generasi penerus.
“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui empati dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama, yakni membela yang lemah,” ujar Adrinoviyan dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat juang para pahlawan. “Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita untuk menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” tambahnya.
Upacara yang berlangsung khidmat meski di bawah rintik hujan itu dihadiri oleh para pejabat dan pegawai Kemenag Kota Solok, di antaranya para Kasi, Penyelenggara, Pengawas, Kepala KUA se-Kota Solok, Kepala Madrasah, Penghulu, Penyuluh Agama, serta ASN di lingkungan Kemenag Kota Solok.
Dengan tema “Pahlawanku, Tekadku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan pengingat akan pentingnya meneruskan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. (helda)






