Kepala Desa Padan Semakin Jarang Ngantor, Warga Kecewa Dan Mendesak Kades Mundur dari Jabatan

Lampung Selatan  |  Mentrengnews.com – Selasa 18 November 2025, Di tengah ketertinggalan, jauh dari kata desa mandiri dan sejahtera, muncul kekecewaan mendalam dari warga Desa Padan terhadap Kepala Desa mereka, Andriansyah.

Pasalnya, Andriansyah diduga kuat telah melalaikan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin desa.

“Menurut Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, Andriansyah jarang hadir di tengah-tengah masyarakat, bahkan terkesan abai saat ada warga yang meninggal dunia.

Sikap ini dinilai sangat kontras dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, yang secara jelas mengatur tugas dan fungsi kepala desa.

“Sebagai kepala desa, seharusnya beliau menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Hadir saat suka maupun duka. Tapi kenyataannya, Pak Kades seperti tidak peduli,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Seorang Tokoh Terkemuka Desa padan yang enggan di sebutkan namanya, Mengatakan dengan gamblang dan jelas bahwa memang betul Pak Kades jarang sekali ngantor,” ujarnya

Kita lihat saja hari ini beliau ngantor apa tidak, ini saya juga ada di sekitar kantor desa, saya akan memantau terus, Warga sudah sangat muak dengan kepala desa, ujar warga lainnya yang bernama Rapik,

Rapik mengatakan bahwa warga akan menggelar demo besar karena sudah tidak tahan dan muak dengan gaya kepemimpinan seperti ini,” tegas Rapik,

UU No. 3 Tahun 2024 mengamanatkan bahwa kepala desa bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Kepala desa juga memiliki kewajiban untuk menjalin kemitraan dan menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Ketidakhadiran Andriansyah di tengah masyarakat dinilai telah menghambat berbagai program pembangunan dan pemberdayaan yang seharusnya berjalan di Desa Padan.

“Warga mendesak, Andriansyah segera mundur dari jabatannya karena di anggap sudah melenceng diri amanat undang-undang.

“Kami ingin desa kami maju dan sejahtera. Tapi bagaimana bisa, kalau kepala desanya saja tidak peduli?” keluh warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Desa Andriansyah terkait tudingan tersebut.
( Soleh )

Pos terkait