Camat Penengahan bersama kades Rawi dan Belambangan laksanakan pengecekan saluran air, antisipasi bencana banjir

Lampung Selatan  |  mentrengnews.com – Rabu, 10 Desember 2025, Camat Kecamatan Penengahan Syaifulloh S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Desa (Kades) Rawi, Kades Belambangan, dan Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan mendalam terhadap gorong-gorong dan saluran air yang berpotensi mampet di Desa Rawi dan Desa Belambangan. Kegiatan ini ditujukan sebagai langkah preventif untuk menghindari terjadinya luapan air yang berujung pada bencana banjir di wilayah kedua desa tersebut.

Dalam konfirmasi kepada mentrengnews.com pada Rabu malam pukul 19.26 WIB, Camat Syaifulloh menjelaskan bahwa upaya pengecekan ini merupakan langkah jangka pendek untuk mengantisipasi kemampetan saluran air.

Bacaan Lainnya

“Kita ajak Kades Belambangan dan Rawi untuk bergotong royong membersihkan gorong-gorong, serta menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran air,” ujarnya.

Selain jangka pendek, pihak kecamatan juga telah mempersiapkan rencana jangka panjang untuk menyelesaikan masalah akar.

“Kami bersama kepala desa berusaha mengajukan ke Pemerintah Pusat melalui Balai Jalan Nasional untuk pembangunan gorong-gorong yang lebih besar dan berkapasitas tinggi,” tegas Syaifulloh.

Kepala Desa Belambangan, Rahmad, juga menegaskan komitmen pemerintah desa dalam menangani potensi bencana.

“Pemerintah Desa Belambangan akan selalu tanggap dan turun tangan untuk mengantisipasi kemungkinan luapan air di wilayah kita. Untuk jangka panjang, langkah kita akan searah dengan kebijakan pemerintah kecamatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kades Rawi Muhamad Amin menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan langkah-langkah pencegahan di tingkat desa.

“Jangka pendeknya, kami bersama jajaran pemdes dan masyarakat akan terus mengontrol dan menghimbau agar tidak ada yang membuang sampah sembarangan. Untuk jangka panjang, kita akan selaras dengan program pemerintah kecamatan Penengahan,” jelas Amin.

Sebagai penutup, Camat Syaifulloh mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kelestarian saluran air.

“Mari kita bersama-sama menjaga aliran air dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, sehingga kita bisa mencegah terjadinya bencana banjir yang merugikan,” pungkasnya.
(Soleh)

Pos terkait