“Dua Santri Di Hukum Kemudian Hilang, Pondok Pesantren Al-Amin Cinta Mulya Diam Seribu Bahasa– Orang Tua Santri Sakit Hati

Lampung Selatan  |  Mentrengnews.Com –  21 Februari 2026 – Rasa Sakit Hati Yang Mendalam Berpadu Dengan Kemarahan Membayangi Keluarga Fahmi, Setelah Anaknya Bersama Teman Sekelasnya Bayu Hingga Kini Tak Kunjung Ditemukan Dari Pondok Pesantren Al-Amin Cinta Mulya Candipuro Lampung Selatan.

Tak Ada Satupun Informasi Yang Diberikan Oleh Pihak pengurus Pondok, Bahkan Tanggapan Sekecil Apa Pun Tak Pernah Muncul Meskipun Keluarga Dan Awak Media Sudah Berusaha Berkali-Kali Menghubungi.

“Sampe Detik Ini Belum Ada Titik Terang Pak Tentang Keberadaan Anak Saya Fahmi Dan Teman Nya Bayu,” Ujar Orang Tua Fahmi Dengan Nada Pilu Namun Penuh Rasa Kecewa Saat Dihubungi Tim Kami.

Menurut Keterangan Yang Disampaikannya, Sebelum Hilang Tanpa Jejak, Fahmi Dan Teman-Temannya Pernah Dihukum Oleh Pengurus Pondok Yang Bernama Barok. Tak Hanya Itu, Pengurus Lain Yang Disebut Wildan Juga Ikut Terlibat Dalam Tindakan Tersebut.

“Saya Sangat Sakit Kehilangan Anak Saya, Dan Lebih Sakit Lagi Ketika Saya Menghubungi Pihak Pengurus Pondok. Pesan Saya Tidak Di Balas, Bahkan Di Buka Pun Tidak Oleh Pengurusnya. Seolah-Olah Mereka Tidak Peduli Sama Sekali Dengan Nasib Anak-Anak Kami,” Tutur Orang Tua Fahmi Dengan Suara Bergetar Karena Emosi.

Kabar terbaru yang di Terima oleh Mentrengnews.com, Orang Tua Fahmi Bersama Keluarga Baru Saja Melakukan Pencarian Ke Daerah Sidomulyo Berdasarkan Informasi Yang Didapatkan Dari Berbagai Sumber, Namun Usaha Itu Hanya Membawa Kekecewaan Karena Tidak Menemukan Jejak Apapun Dari Fahmi.

“Ini Saya Baru Pulang Dari Sidomulyo, Menelusuri Kalau Ada Info Anak Saya Disana, Tapi Masih Nihil. Sementara Pihak Pondok Hanya Diam Saja Seperti Tak Ada Apa-Apa Terjadi,” Pungkasnya Dengan Kesedihan Yang Tak Tertutupi.

Tim Mentrengnews.Com Sendiri Telah Melakukan Berbagai Upaya Untuk Menghubungi Pihak Pengelola Pondok Pesantren Al-Amin Cinta Mulya Semenjak Kejadian Pertama Kali Diketahui.

Mulai Dari Panggilan Telepon, Pesan Singkat, Namun Semuanya Tak Mendapatkan Respon Apapun. Sikap Acuh Tak Acuh Ini Semakin Membuat Keluarga Dan Masyarakat Khawatir Akan Keselamatan Kedua Santri Yang Masih Hilang.

Catatan Penting: Berita Ini Disusun Berdasarkan Keterangan Dari Keluarga Fahmi Dan Upaya Konfirmasi Yang Telah Dilakukan Tim Kami.

Kami Mengharapkan Pihak Pondok Pesantren Segera Memberikan Klarifikasi Dan Bekerja Sama Dengan Aparatur Hukum Dalam Penyelidikan Kasus Hilangnya Fahmi Dan Bayu.

Keselamatan Anak Bukanlah Hal Yang Bisa Dianggap Sepele Atau Dibiarkan Tanpa Tanggapan.

Redaktur Mentrengnews.com : Meriyanto S.H.,
Jurnalis, Editor dan Penulis : A. Soleh
Sumber terpercaya : Orang Tua santri, Musriyanto Kedaung Sragi Lampung Selatan

Pos terkait