Mentreng.com | Tanah Datar – Sebanyak 80 karateka se-Kabupaten Tanah Datar mengikuti ujian kenaikan tingkat atau penurunan kyu di Tanah Datar. Ujian ini diikuti oleh pemegang sabuk putih hingga biru yang berasal dari 6 dojo (ranting) Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) se-Kabupaten Tanah Datar.
“Ujian penurunan kyu kali ini memiliki slogan Lemkari Jaya Lemkari Gemilang merupakan kegiatan yang dilakukan secara berkala setiap semester dan kali ini dilaksanakan setelah ujian akhir semester sekolah umum,” terang Ketua Umum Lemkari Tanah Datar IPTU Syahbudin, SH, Minggu (27/12/2020).
Syahbudin berharap agar dengan karate, kesehatan para karateka dapat terjaga, kekuatan tubuh bisa terbentuk dan kondisi fisik yang prima mampu mencegah berbagai macam penyakit.

Ia berharap agar para karateka memiliki semangat untuk berkembang sehingga mampu mengukir prestasi baik di tingkat nasional atau internasional melalui cabang olahraga yang membutuhkan kecepatan berpikir, bertindak, serta ketahanan fisik ini.
“Dengan ujian penurunan kyu ini diharapkan para Karateka dapat lebih bersemangat dalam latihan dan mengejar prestasi,” tambahnya.
Menurutnya, dengan menggabungkan kecerdasan otak dan kemampuan fisik, beladiri karate akan menumbuhkan kepercayaan diri dan kreativitas dalam diri masing-masing (Sesuai dengan Sumpah Karate yang diterapkan). Selain berprestasi, harapannya untuk para karateka adalah mampu berguna dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Sebagai seorang karateka yang mempunyai kelebihan beladiri, mereka dituntut untuk menjauhi sifat tercela, apalagi sampai terjebak pada sifat angkuh dan sombong, karena ilmu karate bukan untuk dipamerkan atau digunakan semena-mena, tirulah ilmu padi semakin berisi akan semakin merunduk,” tutup Iptu Syahbudin yang menjabat sebagai Kapolsek Sungayang Polres Tanah Datar.
Ujian yang dilaksanakan di halaman depan Kantor Bupati Tanah Datar itu dihadiri pula oleh tim penguji dari Provinsi diantaranya, Fiki Resandi Karateka DAN III, Zulmasdi Karateka DAN II, Vanda Okta Karateka DAN I.
Dalam ujian kenaikan tingkat tetap melaksanakan Disiplin Penegakan Protokol Kesehatan. **






