Mentreng.com | Lampung – Menteri Agama KH. Yaqut Cholil Qoumas hari ini Lanuncing Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN UM PTKIN) 2021, di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (14/01/2021).
Menag mengingatkan pimpinan PTKIN untuk berinovasi dalam mengembangkan kajian keislaman.
Peluncuran SPAN-UM PTKIN 2021 digelar di kampus UIN Raden Intan Lampung dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan dan penularan Covid-19.
Menag mengatakan SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN /IAIN /STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh panitia nasional yang ditetapkan oleh Menteri Agama. Seleksi prestasi akademik nasional, dilakukan berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis.
Lanuncing SPAN UM PTKIN, yang juga di hadiri oleh Rektor Dr. Marjoni Imamora, M.Sc yang di dampingi oleh Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan IAIN Batusangkar.
Dalam acara Lanuncing SPAN UM PTKIN yang digelar di UIN Raden Intan Lampung, IAIN Batusangkar boyong dua penghargaan yang di berikan langsung oleh menag RI, yang mana penghargaan yang di terima Rektor IAIN Batusangkar yakni, Sebagai Perguruan Tinggi Dengan Presentase Kehadiran Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Ke II Katagori IAIN pada UM-PTKIN pada tahun 2020.
Sedangkan penghargaan ke dua yakni, Tertinggi ke III Sebagai Perguruan Tinggi Dengan Trend Kenaikan Jumlah Pendaftar Katagori IAIN Pada SPAN PTKIN 2020.
Marjoni Imamora mengungkapkan bahwa prestasi tersebut tidak terlepas dari kepercayaan dan pengakuan masyarakat Sumatera Bara khususnya Tanah Datar. “Artinya adanya kepercayaan dan animo masyarakat terhadap IAIN Batusangkar”, di tambah lagi kita sudah mendapatkan Tujuh Akreditasi A dari BAN PT.
Tidak melihat bangunan dan sarana yang memadai, Tetapi kepercayaan masyarakat memilih kampus ini (IAIN Batusangkar) semakin baik dan berkembang yang juga tepat untuk siswa/siswi untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi Islam.
Lebih lanjut marjoni imamora yang baru tahun ini menahkodai SPAN UM PTKIN tahun 2021, sebagi Rektor IAIN Batusangkar, ini tidak terlepas dari kerjasama dan kerja keras kita semua untuk memajukan institusi ini, sehingga menjadi kampus paling diminati tahun demi tahun.
Sementara untuk tahun 2021 ini IAIN Batusangkar sediakan kuota mahasiswa baru sebanyak 2.500 dari 4 fakultas dan 28 jurusan.
Ke depan, harap Rektor kita terus berusaha memperkenalkan/promosikan IAIN Batusangkar ke semua lapisan masyarakat, sehingga IAIN Batusangkar mejadi pilihan utama untuk siswa/siswi tamatan, MA, Pondok Pesantren, SMA, SMK baik yang negeri maupun yang swasta, tutup marjoni.**






