Mentreng.com | Baso (Agam) Masih terlintas pada medio februari lalu heboh 25 orang praja IPDN Kampus Sumbar Baso positif terjangkit virus covid-19 setelah melaksanakan cuti. Pada bulan april bertepatan dengan bulan Ramadhan Tahun ini muncul lagi kasus baru yaitu 35 orang Praja positif covid-19. Praja yang terjangkit covid-19 ini adalah Praja yang berbeda, mengingat 25 orang yang dulu terjangkit telah dinyatakan sembuh.
Salah seorang pegawai IPDN yang belum mau dimunculkan namanya membenarkan kejadian tersebut kepada Tim Redaksi, menurutnya “iya benar terdapat lagi 35 orang praja yang terjangkit covid-19 berdasarkan hasil tes swab pada hari sabtu 17 april 2021, sekarang mereka dikarantina di kampus”.
Munculnya kasus Covid-19 di dalam Sekolah Kedinasan ini sangat memilukan, mengingat telah terdapat beberapa kasus munculnya klaster Covid-19 dari sekolah yang menggunakan metode Boarding School. IPDN Kampus Baso Sumbar menjadi klaster baru pandemi Covid-19 di Wilayah Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat mengingat secara keseluruhan telah terdapat kurang lebih 70 orang praja yang terjangkit Covid-19.
Berkaca pada hal ini, tentunya menjadi pertanyaan bagi kita semua apakah pihak Kampus IPDN Baso sudah menerapkan Protokol Kesehatan Penanganan dan Pencegahan Wabah Covid-19 yang benar di lingkungan Kampus, mengingat pada sampai saat ini masih saja terdapat Praja yang terjangkit Covid-19. Hal ini dapat terlihat ketika Tim Redaksi berkunjung ke Kampus IPDN Baso, masih terlihat beberapa pegawai dan Praja IPDN yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan seperti bergerombol dan tidak menggunakan masker.
Tentunya hal ini harus menjadi perhatian bagi Kampus IPDN mengingat Praja sebagai peserta didik adalah putra putri terbaik bangsa, Kader Aparatur Sipil Negara (ASN). Seyogyanya mendapat perhatian khusus dalam Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 agar tidak ada Praja yang terjangkit Virus Covid-19 lagi. (Tim)






