Mentreng.com | Batusangkar, INFO_PAS – Pelaksanaan ibadah Shalat Isya dan Shalat Tarawih serta Tadarus menjadi rutinitas yang menghiasi indahnya suasana bulan suci Ramadhan di Rutan Kelas IIB Batusangkar. Proses menuju reintegrasi sosial dibalik sistem Pemasyarakatan tidak menjadi penghalang bagi para warga binaan mendapatkan haknya merasakan suasana Ramadhan yang utuh dan haknya dalam melaksanakan ibadah.
“Kami ingin memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ini. Baik itu tahanan titipan dari Kejaksaan atau Pengadilan maupun Narapidana dapat melaksanakan ibadah dengan tentram dan nyaman. Semua hal kami persiapkan dimulai dari sidang TPP ( Tim Pengamat Pemasyarakatan) serta juga kekuatan pengamanan dengan penambahan petugas piket tarawih dari unsur staf. Tidak lupa koordinasi dengan TNI dan Polri juga sudah terlaksana dibuktikan dengan patroli sambang dari rekan – rekan tersebut dalam rangka membantu pengawasan dan peningkatan kewaspadaan”, kata Kepala Rutan Batusangkar Elfiandi.
Karutan memaparkan bahwa demi menjaga hak ibadah setiap warga binaan, pihaknya membagi pelaksanaan ibadah menjadi dua tempat. Penghuni kamar 1 yang lumayan banyak melaksanakan ibadah Shalat Isya dan Tarawih pada kamarnya, sementara yang lain melaksanakan Shalat di Musholla At-Taubah dengan jumlah maksimal 25 WBP yang terdiri dari penghuni kamar 2 hingga 8 secara bergantian setiap harinya. Hal ini dilakukan mengingat kapasitas penampungan Musholla At-Taubah Rutan Batusangkar yang tidak mencukupi.
“Untuk penceramah diambil dari unsur pegawai dan juga warga binaan yang memiliki kemampuan. Kami juga mengatur kerapian warga binaan agar menggunakan baju koko putih untuk menciptakan suasana indah dan kondusif” tambah Karutan.
“Momen Ramadhan ini menjadi sarana membentuk karakter kerohanian dan jiwa Islamiah pada diri setiap warga binaan beragama muslim dengan hiasan pembinaan dan ibadah yang konsisten sehingga proses menuju reintegrasi sosial mereka menjadi lebih berwarna dan membawa keberkahan, tidak hanya bagi para warga binaan, namun juga kami selaku petugas yang menegakkan sistem Pemasyarakatan” , lanjut Karutan Elfiandi.
Kegiatan kerohanian setiap malamnya di Rutan Batusangkar pada bulan Ramadhan ini dilengkapi dengan tadarus yang dilaksanakan warga binaan dari kamar hunian masing – masing. Harapannya dengan pemupukan kharakter Islamiah melalui pembinaan yang dilaksanakan bagi para warga binaan ini akan menciptakan dampak positif bagi bekal mereka dalam bersikap dan berprilaku ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat. (Syuja-Humas Rutaba)
#kemenimipas
#guardandguide
#infoimipas
#pemasyarakatan
#menimipas
#agusandrianto
#ditjenpas
#dirjenpas
#rutanbatusangkar
#ramadhan1446h






