MTsN Kota Solok Gelar Khatam Al-Qur’an Massal, Akan Jadi Kegiatan Rutin Setiap Jumat

Mentreng.com  |  Kota Solok – Seluruh warga Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Solok menggelar kegiatan khatam Al-Qur’an secara massal di halaman madrasah pada Jumat pagi. Kegiatan ini direncanakan menjadi agenda rutin setiap pekan dengan tujuan membumikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah, Jumat (01/08/25)

Khatam Al-Qur’an merupakan istilah yang digunakan untuk menandai selesainya seseorang atau sekelompok orang membaca seluruh isi Al-Qur’an dari awal (surah Al-Fatihah) hingga akhir (surah An-Naas). Dalam kegiatan ini, proses khatam dilakukan secara berjamaah dengan metode pembagian lembaran, sehingga semua peserta turut ambil bagian dalam menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara kolektif.

“Kegiatan ini bertujuan agar seluruh warga madrasah, khususnya para peserta didik, terbiasa membaca dan mencintai Al-Qur’an dalam kesehariannya,” ungkap Kepala MTsN Kota Solok, Marta Rinalson.

Pelaksanaan khatam Al-Qur’an dilakukan dengan cara membagikan satu lembar mushaf kepada setiap peserta didik. Dengan jumlah siswa lebih dari 900 orang, seluruh lembaran Al-Qur’an dapat dikhatamkan secara bersama-sama hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Defit Arison, Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan, menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi siswa. “Khatam Al-Qur’an ini memperkuat hafalan dan meningkatkan kefasihan bacaan mereka. Ini adalah bagian dari pembiasaan yang sangat positif.”

Senada dengan hal tersebut, Yetti, selaku Humas MTsN Kota Solok, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga membangun citra madrasah yang religius dan aktif dalam membina karakter siswa. “Kegiatan khatam Al-Qur’an bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan yang menjadi identitas MTsN Kota Solok. Kami berharap kegiatan ini terus berjalan dan mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk orang tua siswa,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh warga madrasah dan diharapkan menjadi budaya positif dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. (helda/Yet)

Pos terkait