Mentreng.com | Kota Solok – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Solok menggelar lokakarya dengan tema “Pemanfaatan Deep Learning untuk Pembelajaran yang Bermakna, Adaptif, dan Inklusif”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di ruang Majelis Guru, dan diikuti oleh sekitar 60 orang pendidik dan tenaga kependidikan, Senin (04/08/25)
Ketua pelaksana kegiatan, Parti Erlinda, yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum, menyampaikan bahwa seluruh guru berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
Kepala MTsN Kota Solok, Marta Rinalson, mengapresiasi terselenggaranya lokakarya ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan semangat dan tanggung jawab. “Semoga lokakarya ini mampu menjadi bekal bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berkarakter di dalam kelas,” ungkapnya.
Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Hendri Pani Dias. Beliau hadir didampingi oleh Kasi Penmad Kementerian Agama Kota Solok, Muhibut Tibri.
Dalam sambutannya, Hendri Pani Dias memberikan apresiasi atas semangat para pendidik dalam mengikuti lokakarya. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa guru MTsN Kota Solok siap untuk terus belajar dan berkembang, khususnya dalam mengadopsi pendekatan deep learning yang berprinsip pada mindful (kesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menyenangkan). “Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang dapat membentuk pola pikir siswa serta mengubah mindset secara bertahap, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan sesuai dengan karakter serta perkembangan peserta didik,” jelasnya.
Untuk memperdalam pemahaman tentang deep learning, Agusrida, narasumber dari BKD Padang, turut hadir dan menyampaikan materi mengenai prinsip dasar, bentuk implementasi, serta strategi pembelajaran mendalam yang bisa langsung diterapkan guru di kelas.
Lokakarya ini menjadi langkah nyata MTsN Kota Solok dalam menciptakan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang adaptif dan inklusif. (helda)






