Mapala Pagaruyung UIN MAhmud Yunus Batusangkar Siap Harumkan Nama Kampus di Ajang Lomba Lintas Alam Perjuangan

Mentreng.com  |  Batusangkar, Sabtu, 9 Agustus 2025 – Semangat juang kemerdekaan HUT RI ke-80 dan cinta alam kembali menyala dari bumi Minangkabau. Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Pagaruyung dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar siap mengikuti ajang bergengsi Lomba Lintas Alam Perjuangan yang akan digelar di Kota Padang Panjang pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Mewakili Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Doni Okta selaku Pembina UKM MAPALA Pagaruyung secara resmi melepas dua TIM lomba lintas alam perjuangan ini, atas nama Rektor UIN MY Batusangkar. Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi medan pembuktian semangat juang kemerdekaan, kerja sama, dan kecintaan terhadap alam.

Lomba ini diselenggarakan oleh komunitas Flippers Padang Panjang, dengan memperebutkan trofi lepas dari Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, serta hadiah total senilai Rp75 juta. Ini kehormatan besar bagi para peserta yang terlibat, karena tidak hanya menguji fisik, tetapi juga mental, strategi, dan solidaritas tim terutama semangat juang kemerdekaan.

MAPALA Pagaruyung tampil dengan dua Tim, yakni kategori umum putra dan putri. Tim putra dengan official Abdul Halif, dengan peserta Edo Fernando, Sobil Sobri Solin, dan Yusuf Restu Gunawan. Sementara itu, Tim putri dengan official Zikra Khairunisa, dengan peserta Eka Afriani, Animar, dan Restu Annisa. Mereka adalah mahasiswa-mahasiswi pilihan yang telah ditempa oleh latihan dan pengalaman di medan alam.

Di tempat terpisah, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D., turut menyampaikan pesan menyentuh. “Selamat mengikuti perlombaan ini. Semoga kalian mampu mengharumkan nama kampus. Saya doakan tim MAPALA Pagaruyung, baik putra maupun putri, pulang membawa juara. Tetapi yang paling penting, pulang membawa nilai-nilai kebersamaan dan cinta lingkungan,” ujar beliau.

Perjalanan ini tentu bukan perkara mudah. Mereka akan menembus hutan, menaklukkan rintangan alam, dan menghadapi tantangan yang membutuhkan ketahanan fisik serta mental baja. Namun lebih dari itu, para mahasiswa ini membawa nama baik kampus, keluarga, dan semangat perubahan generasi muda yang tangguh serta peduli lingkungan.

Lebih Lanjut Prof. Delmus menyampaikan ini bukan sekadar perlombaan, ini adalah semangat perjuangan. Perjalanan melintasi alam adalah metafora dari perjalanan hidup: penuh tantangan, kerja sama, dan ketulusan hati. MAPALA Pagaruyung tak hanya membawa ransel dan kompas, mereka membawa semangat kemerdekaan, Semoga langkah mereka tak hanya menapak di bumi, tapi juga mengukir nama harum UIN Mahmud Yunus Batusangkar. (Red)

Pos terkait