Angin Kencang Terjang Rajabasa, Camat Firdaus Sigap Tinjau Beberapa Desa Terdampak

Lampung Selatan  |  Mentrengnews.com – 25 Januari 2026, Sebuah badai dengan angin kencang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, pada hari Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga dan sebuah pondok pesantren, serta menumbangkan beberapa pohon di lima desa yang menjadi lokasi terdampak.

Wilayah yang terkena imbas angin kencang mencakup Desa Kunjir, Kerinjing, Batu Balak, Sukajaya, dan Sukaraja di Kecamatan Rajabasa. Berdasarkan data pendataan yang dilakukan secara bersama oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lampung Selatan dan dinas terkait, rincian kerusakan yang terjadi adalah sebagai berikut:

– Desa Kunjir: 7 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap

– Desa Kerinjing: 2 rumah warga terdampak dengan kerusakan variatif pada atap dan struktur bangunan

– Desa Batu Balak: 1 rumah warga kehilangan seluruh bagian atapnya

– Desa Sukajaya: Pondok Yayasan Nurul Islam mengalami kerusakan berat, di mana 5 ruang kelas dan 1 fasilitas tempat air seluruh atapnya terbang terbawa angin; selain itu 1 rumah warga juga terdampak

– Desa Sukaraja: 1 rumah warga tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang

Meskipun menyebabkan kerusakan material yang tidak sedikit, berkat kesigapan warga dan aparatur desa dalam melakukan evakuasi dini, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka berat.

Setelah menerima laporan kejadian, Camat Rajabasa, Firdaus, S.E., M.M., segera melakukan tinjauan lapangan ke seluruh lokasi terdampak bersama jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa masing-masing, serta perwakilan BPBD Kabupaten Lampung Selatan.

“Selama kunjungan, Camat Firdaus langsung mengecek kondisi warga terdampak dan memastikan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak yang terlewatkan.

“Kami mengucapkan syukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini tim kami sedang melakukan pendataan secara menyeluruh untuk menentukan bentuk bantuan yang paling tepat bagi para korban.

Pemerintah kecamatan akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan perbaikan bangunan, terutama untuk Pondok Yayasan Nurul Islam agar proses belajar mengajar bisa segera kembali normal,” ujar Camat Firdaus dalam keterangan Resmi kepada mentrengnews.com

Selain itu, Camat Firdaus juga memberikan himbauan khusus kepada seluruh masyarakat Kecamatan Rajabasa.

Di lokasi terdampak, gerakan gotong royong telah dilakukan oleh warga masyarakat bersama aparat desa dan Dewan Sosial Desa (Destana) untuk membersihkan puing-puing material yang tersebar.

Selain itu, pihak pemerintah kecamatan sedang menyusun rencana bantuan berupa material bangunan bagi rumah warga dan pondok pesantren yang terdampak.

Kondisi di seluruh lokasi kejadian saat ini sudah aman dan terkendali. Pihak berwenang akan terus melakukan pemantauan serta mempersiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem kembali di masa mendatang.

( Soleh: Mentrengnews.com – Lampung )

Pos terkait