Awali Semester Genap, MTsN Kota Solok Beri Penghargaan Siswa Berprestasi dan Matangkan Persiapan GALAKSI

Kota Solok  |  Mentrengnews.com – Mengawali hari pertama pembelajaran di semester kedua, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Solok menggelar rangkaian kegiatan produktif pada Senin, 5 Januari 2026. Acara dimulai dengan apresiasi terhadap siswa berprestasi, pengumuman juara umum lomba Pramuka, hingga rapat dinas persiapan program unggulan madrasah.

Suasana khidmat menyelimuti lapangan madrasah saat pengumuman siswa berprestasi bidang akademik dibacakan. Rafasya Rafif Attayuda berhasil dinobatkan sebagai siswa dengan capaian tertinggi setelah meraih total nilai sebesar 1399.

Tak hanya di bidang akademik, prestasi non-akademik juga menjadi sorotan. Kelas 7.1 resmi ditetapkan sebagai Juara Umum Lomba Kelas Tujuh (LOKETU) bidang Pramuka dengan perolehan total 61 poin. LOKETU sendiri merupakan ajang bergengsi yang mempertandingkan 13 cabang lomba, di antaranya PBB, Senam Pramuka, MTQ, Tahfidz, hingga tes tulis dan semaphore.

Kepala MTsN Kota Solok, Marta Rinalson, dalam sambutannya memberikan ucapan selamat sekaligus motivasi kepada para pemenang. Beliau menekankan bahwa prestasi akademik harus dibarengi dengan kegemaran membaca.

“Tingkatkan lagi prestasi belajar dengan lebih rajin membaca berbagai buku untuk memperkaya wawasan,” ujar Marta.

Terkait lomba Pramuka yang telah dilaksanakan sejak akhir November 2025 lalu, beliau menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah instrumen penting dalam membentuk karakter. “Ini adalah bukti komitmen kita untuk melatih disiplin dan rasa tanggung jawab siswa, sehingga memberikan dampak positif terhadap perilaku mereka sehari-hari,” tambahnya.Setelah sesi pemberian hadiah, agenda dilanjutkan dengan rapat dinas internal bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.

Fokus utama rapat ini adalah penetapan rencana kegiatan GALAKSI (Gelar Aksi dan Kompetensi Siswa) yang akan melibatkan peserta didik tingkat SD/MI se-Kabupaten dan Kota Solok.

Menutup arahannya, Marta Rinalson menegaskan pentingnya kesiapan para guru, baik secara jasmani maupun rohani. Ia berharap tenaga pendidik lebih siap menghadapi tantangan dalam mendidik dan membimbing siswa demi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan beriman. (helda/Yet)

Pos terkait