Kalianda | Menteengnews.com –
6 Januari 2026, Bencana banjir yang melanda wilayah Desa Ruguk dan Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan pada hari Sabtu (03/01/2026) menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Setelah melalui serangkaian pantauan dan evaluasi langsung oleh pihak berwenang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto, S.E., M.M., secara resmi mengkonfirmasi kepada Mentrengnews.com bahwa tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, dan sebagian besar lokasi yang tergenang air telah kembali ke kondisi normal.
Peristiwa banjir ini terjadi akibat kombinasi faktor yang berbeda di masing-masing desa terdampak. Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan Camat Kecamatan Ketapang setelah melakukan peninjauan lapangan secara langsung pada hari kejadian, sebanyak
75+27 kk Kepala Keluarga (KK) di Desa Ruguk mengalami dampak genangan air yang cukup signifikan.
Penyebab utama kondisi tersebut adalah tidak adanya saluran drainase yang memadai untuk mengarahkan aliran air hujan, sehingga menyebabkan genangan yang berlangsung lebih lama dibandingkan daerah lain.
“Sementara itu, di Desa Sumur, jumlah masyarakat yang terdampak mencapai 75 Kepala Keluarga. Kondisi banjir di lokasi ini disebabkan oleh luapan air sungai yang melewati batas aman, akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi selama beberapa jam berturut-turut pada hari Sabtu kemarin,” jelas Puji Sukanto dalam konfirmasi eksklusif dengan tim jurnalistik Mentrengnews.com.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Sosial menyatakan “Alhamdulillah, melalui kerja sama yang erat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur masyarakat yang aktif berpartisipasi, kondisi air sudah mulai surut secara signifikan pada kedua desa tersebut sejak hari Minggu (04/01/2026) pagi.
“Meskipun demikian, kita masih menemukan sebagian area di Desa Ruguk yang masih terdapat genangan air dalam jumlah terbatas, yang mana hal ini disebabkan oleh keterbatasan sarana dan prasarana drainase yang belum dapat menampung aliran air secara optimal.”
Laporan lengkap mengenai hasil peninjauan lokasi dan data rinci masyarakat terdampak telah secara resmi disampaikan oleh Camat Kecamatan Ketapang kepada struktur pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, meliputi Bapak Bupati Lampung Selatan, Bapak Wakil Bupati Lampung Selatan, serta Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan.
Dokumen pendukung yang meliputi foto dokumentasi lokasi terdampak, daftar nama masyarakat yang terkena dampak, serta analisis kondisi infrastruktur yang menjadi penyebab banjir juga telah dilampirkan dalam laporan tersebut untuk keperluan evaluasi dan perencanaan penanganan lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut dari kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Sosial telah mengambil sejumlah langkah konkrit untuk memastikan kesejahteraan masyarakat terdampak.
Tim dari dinas terkait terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi lapangan, serta telah menyiapkan bantuan berupa bahan makanan pokok, kebutuhan kesehatan dasar, dan perlengkapan kebersihan yang siap diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan data yang telah terverifikasi.
“Kita tidak hanya fokus pada penanganan darurat saat ini, tetapi juga telah memulai tahap perencanaan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa di masa mendatang. Khusus untuk Desa Ruguk, kita sedang melakukan kajian mendalam terkait pembangunan saluran drainase yang akan direncanakan untuk segera dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas tanggul terhadap genangan air,” ucap Bapak Puji Sukanto menegaskan komitmen pemerintah daerah.
Selain itu, Dinas Sosial juga telah bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi sungai yang melintasi Desa Sumur, dengan tujuan untuk melakukan perluasan atau pemeliharaan agar kapasitas aliran air sungai dapat lebih optimal dalam menghadapi musim hujan yang masih berlangsung.
Masyarakat terdampak yang membutuhkan bantuan atau memiliki keluhan terkait kondisi pasca banjir dapat menghubungi kantor Desa masing-masing atau langsung menghubungi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan yang siap melayani selama 24 jam melalui nomor layanan masyarakat yang telah diumumkan secara resmi. (Soleh)






