Dandim 0307/Tanah Datar Dampingi Irdam XX/TIB Tinjau Lokasi Sumber Air Untuk Pertanian Berkelanjutan Di Nagari Tanjunh Barulak

Tanah Datar | Mentrengnews.com – Air merupakan sumber daya alam yang vital bagi kehidupan, termasuk dalam sektor pertanian. Pengolahan air yang efektif dan efisien menjadi kunci utama dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Di Indonesia, negara kepulauan dengan keragaman alam dan iklim yang kaya, pengolahan air untuk pertanian tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem. Kualitas pengelolaan air yang baik esensial dalam menjamin ketersediaan air untuk irigasi, yang merupakan salah satu pilar penting dalam pertanian.

Selain itu, pengolahan air yang tepat dapat mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, menjaga kesehatan tanah dan sumber air, serta mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Artikel ini akan membahas peran penting pengolahan air dalam pertanian berkelanjutan, serta inovasi dan teknologi yang mendukungnya, dan bagaimana hal ini berkontribusi pada pembangunan pertanian Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.”

Pemerintah Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas, bersama
Irdam XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Eri Susanto didampingi Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han serta Para Pasi dan Wali Nagari Tanjung Barulak bersama tokoh Masyarakat dan Pemuda nagari, melakukan peninjauan lokasi sumber mata air yang akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian, Sabtu (11/10/2025).

Wali Nagari Tanjung Barulak mengungkapkan bahwa sebelumnya kelompok tani di Nagari Tanjung Barulak telah mengajukan proposal kebutuhan air khususnya untuk pertanian. Ia berharap dengan adanya peninjauan dari Irdam XX/TIB Bapak Brigjen TNI Eri Susanto serta Dandim 0307/TD Letkol Inf Agus Pujo, kebutuhan air ini dapat segera terealisasikan.

“Semoga dengan adanya peninjauan dari Bapak-Bapak bisa segera terealisasikan, mengingat kebutuhan air ini sangat diperlukan,” terang Wanag.

Sementara itu, salah-seorang dari tokoh masyarakat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencari sumber mata air yang akan digunakan mengairi lahan pertanian, terutama pada musim kemarau. “Setelah adanya peninjauan ini, nantinya akan dibuat usulan ke pemerintah. Hal ini dikarenakan pemerintah saat ini ada program pompanisasi dan pipanisasi.

Menurut informasi yang kami dapatkan, anggarannya hanya 90 juta, sedangkan jika kita lihat titik yang di Nagari Tanjung Barulak ini panjangnya adalah lebih kurang 3 kilo meter, sehingga dengan anggaran segitu tidak akan cukup,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa sumber air yang mereka tinjau sudah mencukupi untuk mengaliri lahan pertanian masyarakat. “Meskipun musim kemarau, debit airnya masih tetap besar,” tambahnya. Hal ini menjadi titik terang bagi para petani di Nagari Tanjung Barulak yang selama ini menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian mereka.

Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han, menegaskan bahwa pihaknya siap mendampingi dan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanah Datar dalam proyek ini. “Dengan adanya peninjauan mata air ini, akan ada perluasan tanam guna meningkatkan ketahanan pangan,” ujar Dandim.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses penyediaan air untuk lahan pertanian di Nagari Tanjung Barulak, sehingga para petani dapat mengoptimalkan hasil pertanian mereka.

Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Datar. Mengingat pentingnya air untuk pertanian, program ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi para petani, khususnya di Nagari Tanjung Barulak.

Menurut Wali Nagari, kelompok tani di Nagari Tanjung Barulak sangat antusias dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan TNI dalam mewujudkan kebutuhan air untuk pertanian. Mereka berharap proyek ini bisa segera direalisasikan, sehingga mereka tidak lagi kesulitan dalam mengairi lahan pertanian, terutama saat musim kemarau.

Selain itu, tokoh masyarakat juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan pertanian. Ia berharap dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Datar dapat terjaga dengan baik.

Dengan adanya proyek ini, diharapkan Nagari Tanjung Barulak dapat menjadi contoh bagi Nagari-Nagari lain dalam hal pemanfaatan sumber daya air untuk pertanian. Peningkatan hasil pertanian di Tanjung Barulak tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan para petani, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan di tingkat regional.

Peninjauan sumber mata air ini merupakan langkah awal dari rangkaian program yang direncanakan oleh pemerintah daerah dan TNI. Semua pihak yang terlibat berharap agar program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya para petani di Tanjung Barulak.

Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat segera terealisasi, memberikan solusi nyata bagi masalah irigasi pertanian di Tanjung Barulak, dan menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Datar. (Pendim 0307)

Pos terkait