Dandim 0307/TD Hadiri Sosialisasi Rencana Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih

Mentreng.com | Lintau Buo – Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama yang diwakili Plh Danramil 04/LB Pelda Endrik Gaba dan Anggota Prada Fredy Jhonson
menghadiri undangan sosialisasi rencana pembangunan sarana dan prasarana air bersih/minum dengan sistem penangkapan air baku (Intake) dengan jaringan pipa transmisi di Kecamatan Lintau Buo Utara oleh kontraktor pelaksana kegiatan PT. Graha Prima Adidaya, Jum’at (19/02/2021).

Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama di wakili Plh Danramil 04/LB menerangkan bagaimana pentingnya Air dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat.

Air merupakan kebutuhan mendasar bagi semua makhluk hidup. Dalam
kehidupan sehari-hari, kita memerlukan air untuk minum, mandi, cuci, masak dan sebagainya. Sayangnya, tidak semua orang bisa mengakses air bersih dan
mendapatkan sanitasi yang memadai untuk kebutuhan hidup.

Untuk mempercepat pelayanan air minum dalam, perlu digalakkan pembangunan partisipatif yang
melibatkan masyarakat sebagai subyek dalam penyelenggaraan air minum. Pemerintah secara bertahap akan berubah dari penyedia prasarana menjadi peran pemberdaya dan fasilitator.

Salah satu upaya pelibatan masyarakat dalam peningkatan pelayanan air minum adalah penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAM-BM). Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat merupakan sistem penyediaan air minum yang diprakarsai, dipilih,
dibangun dan dibiayai oleh masyarakat dan atau dengan bantuan pihak lain, dikelola
secara berkelanjutan oleh masyarakat berdasarkan kesepakatan kelompok pengguna
air minum bersangkutan.
Peningkatan peran masyarakat tersebut sejalan dengan amanat Undang-undang No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air yang menyebutkan bahwa sejalan dengan semangat demokratisasi, desentralisasi, dan keterbukaan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, masyarakat perlu diberi peran dalam
pengelolaan sumber daya air.

Sedangkan dalam PP No. 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, menyebutkan bahwa peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan sistem penyediaan air minum perlu di dorong dalam rangka perubahan perilaku masyarakat menuju budaya hidup yang lebih sehat serta mendukung keberlanjutan pelayanan air minum dan sanitasi yang lebih handal.

Modul ini disusun sebagai acuan dalam pembangunan prasarana dan sarana sebagai upaya penyediaan air minum berbasis masyarakat. Melalui sosialisasi atau pelatihan
modul ini, diharapkan pelayanan air minum semakin meningkat dalam rangka pemenuhan kebutuhan air minum terutama untuk golongan kurang mampu.**

Pos terkait