Dibulan Suci Ramadhan Rutan Batusangkar Tetap Laksanakan Program Rutin PKBM, WBP Antusias Ikuti Pendidikan Kesetaraan

Batusangkar  |  Mentrengnews.com – INFO_PAS – Rutan Kelas IIB Batusangkar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelaksanaan Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian di bidang pendidikan yang rutin dilaksanakan setiap hari Jum’at di aula rutan. (Jum’at, 27/02/2026)

Program PKBM yang digelar di aula pembinaan Rutan Batusangkar tersebut diikuti oleh sejumlah WBP yang sebelumnya belum menyelesaikan pendidikan formal. Melalui program ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, maupun Paket C sesuai jenjang masing-masing.

Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan PKBM merupakan bentuk pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan. “Pendidikan adalah bekal penting bagi WBP untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat. Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyentuh aspek intelektual, mental, dan karakter,” ungkapnya.

Proses pembelajaran didampingi langsung oleh petugas pembinaan Rutan Batusangkar guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar. Selain itu, peserta magang Rutan Batusangkar turut berperan aktif membantu jalannya kegiatan, mulai dari persiapan administrasi, pendampingan belajar, hingga dokumentasi.

Pelaksanaan PKBM ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap 15 Program Aksi yang dicanangkan oleh Kemenimipas, khususnya dalam aspek penguatan pembinaan kepribadian, peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan, serta optimalisasi program yang berdampak langsung bagi proses reintegrasi sosial.

Para WBP tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Materi yang diberikan mencakup mata pelajaran umum sesuai kurikulum pendidikan kesetaraan serta penguatan motivasi dan pembinaan karakter.

Melalui pelaksanaan PKBM ini, Rutan Batusangkar menegaskan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana. **

Pos terkait