Disdik Payakumbuh Gelar Webinar Bedah Kisi-Kisi TKA 2026 untuk Persiapan Asesmen Akhir Siswa SD

Payakumbuh  |  Mentrengnews.com –  Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menggelar webinar bedah kisi-kisi Tes Kompetensi Akademik (TKA) Sekolah Dasar tahun 2026 bertema “Sukses Hadapi Asesmen Akhir”.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting itu berlangsung pada Jumat, pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Webinar diikuti Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, Kabid Dikdas Fiqih Rahmad, S.Y., Kasi Dikdas Nikmat Elva, kepala sekolah, serta guru kelas VI SD se-Kota Payakumbuh. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kadis Pendidikan.

Hadir sebagai narasumber Loly Altasia, guru SDN 52 Payakumbuh, dan Moli Sartika, guru SDN 25 Payakumbuh.

Keduanya memaparkan secara rinci kisi-kisi TKA 2026 serta strategi pembelajaran yang dapat diterapkan guru dalam mempersiapkan siswa menghadapi asesmen akhir.

Dalam sambutannya, Nalfira menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen standar nasional untuk mengukur capaian akademik siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika sesuai kurikulum yang berlaku.

Ia menegaskan, TKA tidak lagi berorientasi pada kemampuan menghafal, tetapi menekankan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

“TKA dirancang untuk mengukur kemampuan analisis, penalaran, dan pemecahan masalah siswa, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih objektif terhadap capaian akademik mereka,” ujarnya.

Menurut Nalfira, TKA juga bertujuan menjawab perbedaan standar penilaian antar sekolah dengan menghadirkan penguatan capaian akademik yang objektif dan terstandar.

Selain itu, asesmen ini memberikan laporan capaian akademik individu siswa yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan pendidikan.

Lebih lanjut, TKA berfungsi sebagai sarana evaluasi pembelajaran, pemetaan kualitas pendidikan daerah, serta penilaian efektivitas proses belajar mengajar di sekolah. Asesmen ini juga berperan dalam penyetaraan hasil belajar siswa dari jalur pendidikan formal maupun nonformal.

Secara fungsional, TKA menjadi indikator prestasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya, sekaligus sebagai pembanding terhadap nilai rapor atau nilai sekolah. Hasilnya juga menjadi umpan balik dalam upaya perbaikan pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan.

Kepala SDN 16 Payakumbuh, Ridha Hilmi, menyambut baik pelaksanaan webinar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu guru memahami arah kebijakan asesmen yang akan dihadapi siswa.

“Melalui webinar ini kami mendapatkan banyak informasi dan pemahaman baru terkait TKA. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan materi yang lebih variatif,” ujarnya. (Debby)

Pos terkait