Mentreng.com | Sumatera Barat – Telah terjadi konflik permasalahan tapal batas antara Jorong Kapuah Nagari Bungo Tanjung kecamatan Batipuh dengan Nagari Sumpur. Pada hari Kamis 05/12), pukul 17.00 WIB bertempat di Jorong Kapuah batas Tiga Nagari Batipuh Baru Malalo Tigo Jurai dan Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh Selatan Kab. Tanah Datar Propinsi Sumatera Barat.

Penyebab permasalahan adanya Surat pemberitahuan yang diterima polsek Batipuh Selatan hari Rabu 4 Desember 2019 pukul 16.30 wib dari walinagari Padang Laweh Malalo Nomor : 140/359/Wan-PLM/2019 Tanggal 1 Desember 2019 perihal pemberitahuan rencana pemasangan tapal batas wilayah antar Nagari Padang Laweh Malalo, Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan dengan Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar, Yang akan dilaksanakan pada hari kamis 5 Desember 2019 pukul 09.00 wib.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas telah dilakukan musyawarah terkait rencana Pemancangan Tapal Batas Wilayah Malalo Tigo Jurai (Padang Laweh Malalo, Guguak Malalo) Kecamatan Batipuh Selatan dan Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh Selatan jam 10.30 wib di Aula Kantor Camat Batipuh Selatan.
Kegiatan di hadiri Oleh, Camat Batipuh Selatan Herru Rachman, Sstp, MM, Kabag POD Kabupaten Tanah Datar, Tim Penegasan Batas Di Wilayah Kabupaten Tanah Datar Drs. Herison, Camat Batipuh Arianto, Kanit Intel Batipuh Selatan Aipda Masrijal,SH, Kanit Intel Batipuh Indra, Walinagari Sumpur Ade Hendrico Dt. Saripado Ketek, Walinagari Padang Laweh Malalo Akhyari, Walinagari Batu Taba Destriyanto, Kasi PMD Kev. Batsel Febriwandi S.Sos, Walijorong Padang Laweh Malalo, Walijorong Suduik, Bhabinkamtibmas Nag. Bungo Tanjuang Ryan Five, Ketua Tim Malalo Tigo Jurai Indrawan, Ketua BPRN Sumpur, Ketua BPRN Nagari Padang Laweh Malalo, Babinsa Sumpur Batipuh Selatan, Masyarakat Nagari Sumpur, Nagari Padang Laweh hadir lebih kurang 30 orang.
Kronologis Kejadian,
Pada pukul 14.00′ WIB Masyarakat setempat pemasangan Tapal Batas di Batu janjang Jorong Sudut Nagari Sumpur direspon warga masyarakat Nagari Sumpur, Dengan mengumpulkan massa untuk mendatangi lokasi pemasangan tapal Batas di Batubajanjang jrg. Sudut Nag. Sumpur sehingga terjadi benturan fisik antara warga masyarakat Nag. Bungo Tanjung dengan Nagari Sumpur.
Walaupun pihak Personil Polsek, Koramil 08/Batipuh dan Polres Padang Panjang telah melakukan upaya pencegahan dengan cara mengetengahi kedua belah pihak akan tetapi tetap terjadi benturan fisik mengakibatkan terjadi Korban dan kerugian. Materiil
Akibat kejadian tersebut :
3 orang warga mengalami luka – luka dengan data sbb :
1)Nama : Andika Sahputra (31) Tahun, Suku Minang, Agama Islam, Pekerjaan Tani, Alamat Jorong Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan (Kritis).
2)Nama : Samsuir Hayat (53) Tahun, Suku Minang, Agama Islam, Pekerjaan Tani, Alamat : Jorong Duo Parigi Nag. Bungo Tanjung Kec. Batipuh Selatan (Dalam penanganan medis)
3) Nama : Sudirman (49) Tahun, Suku Minang, Agama Islam, Pejerjaan Tani, Alamat Jorong Duo Parigi Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh Selatan (dalam penanganan medis)
Kendaraan Roda empat dan Roda dua dirusak oleh massa.
Pada pukul 22.00 Wib situasi sudah mulai kondusif dan warga di kembali kerumhnya masing-masing. Sementara Anggota Unit Kodim 0307/TD tetap monitor perkembangan situasi.(*)
Editor : Meriyanto






