Dua Santri Ponpes Al Amin Hilang sudah Tiga Pekan, Pihak Pondok Tutup Mulut dan Menghindari Wartawan, Publik Bertanya Tanya : Ada Apa ?

Lampung Selatan  |  Mentrengnews.com – Rabu (18/02/2026) – Fahmi (15 tahun), santri Pondok Pesantren Al-Amin Cinta Mulya Kecamatan Candipuro dan warga Desa Kedaung Kecamatan Sragi, telah hilang selama 21 hari lamanya, namun pihak pondok justru memilih untuk MENUTUP MULUT, menghindari konfirmasi dari media dan Seakan Gak Peduli dengan Perasaan keluarga yang sedang bergelut dengan kekhawatiran mendalam! Sementara itu,

Orang tua Fahmi tersiksa luar biasa memikirkan keberadaan putranya yang belum jelas hingga kini. Rasa sakit dan kekhawatiran melanda keluarga serta masyarakat sekitar. Bayangkan saja, anak kita pergi menuntut ilmu dengan penuh harapan, kini hilang tanpa jejak.

Dan pihak yang seharusnya bertanggung jawab malah seperti menghindari Setiap Pertanyaan media, Tidak ada klarifikasi apapun, tidak ada laporan perkembangan pencarian, Sikap KETIDAKPEDULIAN yang terasa nyata!

Kepala Desa Kedaung, Edi Kuswanto, menekan dan menuntut keras sikap pihak pondok. “Anak warga kami Fahmi hilang di bawah tanggung jawab mereka! Berkali-kali media mencoba menghubungi, tapi tidak pernah ada respon.

Mentrengnews.com sudah sering menghubungi pihak pondok Al-Amin, namun mereka menghindar dan diam Seolah-olah mereka tidak punya tanggung jawab sama sekali!

Kami Mendesak agar pihak pondok segera meningkatkan Skema Pencarian dan bergerak SERIUS mencari Fahmi!” ujar Edi dengan suara penuh kekecewaan.

Telah kami beritakan Sebelumnya
Menurut kronologi yang didapatkan, sebelum hilang, Fahmi bersama Bayu Irawan (16 tahun, warga Lampung Timur) pernah keluar tanpa izin untuk bermain PlayStation dan kemudian diberi sanksi dicukur serta diumumkan bahwa wali akan dipanggil.

Pada dini hari tanggal 28 Januari 2026, kedua santri meninggalkan pondok setelah Bayu menitipkan surat yang menyatakan akan kembali jika sudah punya modal. Namun hingga kini, tidak ada satu pun jejak yang ditemukan!

Musrianto, ayah kandung Fahmi, mengaku sudah tidak tahan lagi menanggung beban kekhawatiran yang menusuk hati.

“Setiap hari kami meratapi, bertanya-tanya di mana Fahmi berada, apakah masih sehat, apakah bisa makan dengan cukup. Jelang Ramadhan saja kita tidak bisa merasa tenang,” Ujar salah satu Keluarga Fahmi

KAPOLSEK CANDIPURO BUKA SUARA

Dalam wawancara eksklusif dengan Mentrengnews.com Lampung, Kapolsek Candipuro IPTU ALI HUMAENI. SH.MM memberikan tanggapan terkait upaya pencarian yang sedang dilakukan:

‘Selama hampir tiga pekan pencarian terhadap Fahmi dan Bayu Irawan yang hilang, apa saja langkah operasional konkret yang telah dilakukan oleh Polsek Candipuro?

Bagaimana koordinasi pihak kepolisian dengan pondok pesantren untuk mempercepat penemuan kedua santri tersebut?'”

Jawaban IPTU ALI HUMAENI. SH.MM:
“Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat malam.

“Sejak menerima laporan, Polsek Candipuro telah melakukan langkah-langkah konkret berupa penerbitan Surat Keterangan Orang Hilang, pemeriksaan saksi-saksi yang mungkin mengetahui keberadaan adek kita, serta melakukan penyebaran informasi dan koordinasi dengan Polsek jajaran dan Polres Lampung Selatan untuk memperluas pencarian.

“Kami juga tetap berkoordinasi intensif dengan pihak pondok pesantren guna menggali informasi tambahan yang relevan untuk mempercepat penemuan.

Upaya pencarian masih terus berjalan, dan kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi agar segera melapor ke Polsek Candipuro atau menghub kantor kepolisian terdekat serta bisa menghubungi call center 110. Terima kasih.” Tegas Kapolsek

Pihak Polres Lampung Selatan telah menerbitkan Laporan Keterangan Orang Hilang dengan Nomor: B / 1 / II / 2026 / SPKT / Polsek Candipuro / Polres Lamsel / Polda Lampung. Meskipun pihak kepolisian telah melakukan upaya maksimal, sikap diam dan menghindar dari pihak Pondok Pesantren Al-Amin tetap menjadi pertanyaan besar bagi publik!

Sulitnya meminta penjelasan kepada pihak Ponpes Al-Amin, telah membuat berbagai pertanyaan besar bagi masyarakat,

KEMANAKAH FAHMI?

APA SEBENARNYA YANG TERJADI DI PONDOK PESANTREN AL-AMIN?

KENAPA PIHAK PONPES SELALU MENGHINDARI WARTAWAN ?

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Fahmi atau Bayu Irawan diharapkan segera menghubungi Polsek Candipuro, kantor kepolisian terdekat, call center 110, atau melalui nomor darurat yang telah disediakan keluarga. Jangan biarkan anak ini hilang tanpa jejak!

Mengtrengnews.com

Redaktur : Meriyanto S.H.,
Penulis : A. Soleh
Sumber : Kapolsek Candipuro
Kepala Desa Kedaung dan Keluarga yang bersangkutan.

Pos terkait