Mentreng.com | Kota Solok – Dharma Wanita Perastuan (DWP) Kemenag Kota Solok, Pada Hari Jumat (17/11/23) mengikuti Pelatihan Merangkai Bungan yang diadakan di aula Abu Bakar Kantor Kemenag Kota Solok. Kegiatan diselenggarakan pegurus DWP Kemenag Kota Solok dalam rangka HUT Dharma Wanita pada bulan November 2023.
Para peserta kiriman masing-masing satker yang berada di lingkungan kantor Kementerian Agama Kota Solok, Satker DWP Kemenag, Satker KUA Tanjung Harapan, Satker KUA Lubuk Sikarah, MAN Kota Solok, MTsN Kota Solok, MIN Kota Solok, MIS Kampung Jawa, RA dibawah Lindungan Kantor Kemenag
Merangkai bunga merupakan salah satu bentuk seni yang mampu meng ekprsesikan emosi manusia selain itu bunga juga dapat menyegarkan pikiran dan jiwa untuk perangkai maupun penikmatnya. Prinsip dasar dalam merangkai Bunga yang perlu diperhatikan adalah komposisi, keseimbangan, proporsi, irama, keserasian dan kesatuan.
Ny. Nur Mustafa menyampaikan dalam sambutannya, pelatihan merangkai bunga ini bertujuan untuk membangkitkan jiwa seni yang ada di dalam diri istri-istri pegawai negri yang selama ini tersimpan karena kesibukan megurus suami dan anak-anak., “ Setiap kita dilahirkan punya jiwa seni, namun bagaimana kita bisa mengaplikasikan jiwa seni tersebut ke dalam kehidupan kita sebagai seorang istri, istri yang mempunyai jiwa seni, semoga bisa memberikan yang terbaik buat suami dan anak-anaknya”ungkap Ketua DWP.
Pelatihan ini juga dilaksanakan dalam rangka menyambut perlombaan yang diadakan Dharma Wanita Persatuan Kota Solok pada tanggal 23 November 2023 di Kubuang 13. Dalam kesempatan ini, bertidak sebagai narasumber, Nya Wanti Emil Isra didampingi Ny. Nina Muhibut Tibri dan Ny. Dewi Oma Fahmi.\
Ny Wanti Emil Isra sebagai narasumber juga mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan untuk menambah ilmu dan pengalaman dalam bidang merangkai bunga, dari setangkai bunga yang kita susun menjadi bunga meja, bunga sudut dan bunga dinding, bisa memberikan nilai tambah bagi ekonomi kita, kiya juga bisa belajar dari sesame peserta yang lainnya dalam meberikan inovasi kreatifitas.
Kegiatan diakhiri dengan pencabutan arisan dan pembuatan video membuat menu kudapan dari ikan, hingga menghasilkan cemilan yang menambah gizi keluarga. (Helda)






