Lampung Selatan | mentrengnews.com – Minggu 21/12)2025, Ratusan warga Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan Lampung Selatan secara antusias melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan semak dan rumput yang tumbuh rimbun di bawah sekitar jembatan fly over Jalan Tol Km 21, Minggu (21/12).
“Kegiatan kolaboratif ini bukan hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, melainkan juga sebagai bentuk kepedulian warga terhadap keamanan area yang sering menjadi jalur laluan masyarakat.
Pertama: Gotong Royong Sebagai Wujud Kebersamaan Warga
Sebanyak kurang lebih dari 200 warga, mulai dari pemuda, orang tua,, berkumpul sejak pagi hari membawa peralatan pembersih seperti sabit, gerebek, dan ember. Mereka bekerja sama membersihkan semak yang telah menutupi sebagian area bawah jembatan, yang berpotensi menjadi tempat persembunyian/ kejahatan
“Kami sadar bahwa semak yang rimbun bisa jadi sarang kejahatan atau bahaya bagi pengendara yang mungkin tergelincir,” ujar salah satu warga, kepada menterengnews.com.
Kegiatan Gotong royong ini adalah wujud bahwa warga tidak hanya menunggu tindakan dari pihak pemerintah, tapi juga aktif berperan dalam memelihara lingkungan sendiri.”
Permintaan Segera Pasang Lampu Penerang, Jembatan Sangat Gelap Malam Hari
Setelah menyelesaikan pembersihan, salah satu Kaur Pemdes Kekiling, Jayadi, menyampaikan harapan penting kepada pihak terkait. Menghadap menterengnews.com, ia menyatakan,
“Kami berharap agar pihak terkait segera merealisasikan permintaan warga untuk memasang lampu penerangan di jembatan ini. Jembatan ini sangat gelap di malam hari dan itu berpotensi jadi peluang kejahatan.”
Jayadi menjelaskan bahwa banyak warga yang melintasi jembatan tersebut pada malam hari, baik dengan kendaraan roda dua maupun berjalan kaki.
“Beberapa kali ada laporan percobaan Aksi kejahatan/ pembegalan karena kurangnya pencahayaan,” tambahnya kepada menterengnews.com.
Harapan Terhadap Pihak Terkait untuk Tindak Lanjut
Warga dan aparat desa berharap permintaan tentang lampu penerangan segera ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan atau pihak pengelola TOL,
“Kami akan membuat surat permintaan dan akan menyerahkannya ke dinas terkait. Semoga segera diproses agar keamanan warga terjaga,” kata Jayadi kepada menterengnews.com
Kegiatan gotong royong hari ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan karena menunjukkan kepedulian warga terhadap lingkungan dan keamanan.
Warga berharap bahwa tindakan ini tidak hanya berhenti di pembersihan, tetapi juga menjadi awal dari perbaikan lebih lanjut di area jembatan fly over Tol Km 21. (Soleh)






