Jaga Ekosistem Laut, Kasrem 032 Bersama Gubernur dan Kapolda Tanam Mangrove Bersama

Mentreng.com  |  Padang / KOREM 032 – kepala Staf Korem 032/Wbr Kolonel Inf Amrizen bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove secara serentak dalam rangka peringatan Hari Mangrove Internasional yang diadakan di Sungai Pisang Kec Bungus Teluk Kabung Padang, Senin, 3 Agustus 2020.

Kegiatan yang mengangkat tema *”Jaga Mangrove untuk Bumi Kita”* ini juga diselenggarakan dalam rangka memeriahkan dan meyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75 .

Kegiatan penanam mangrov ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib, Forkopimda Sumbar, Wakil Walikota Padang Hendri Septa, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rasio Ridho Sani dan Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi, serta simpatisan masyarakat peduli lingkungan.

Dalam sambutannya, Irwan Prayitno mengatakan hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling produktif bagi kehidupan, seperti terumbu karang yang menjadi daerah perlindungan dan perkembangan bagi biota laut yang sangat beragam, seperti ikan, kepiting, udang dan lainnya.

“Kelestarian ini yang harus kita jaga, jangan sampai punah. Ini adalah salah satu warisan yang paling berharga dan sangat luar biasa manfaatnya bagi kita semua,” kata gubernur Sumbar.

Dikarenakan memiliki banyak fungsi dan manfaat. Ekosistim mangrove ini sangat penting antaranya sebagai pelindung gelombang air pantai yang mengakibatkan erosi dan abrasi air laut. Apalagi Sumbar terkenal daerah bencana gempa dan tsunami.

“Perlu kita disadari, bahwa kebiasaan dalam keseharian warga yang turut menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove, antara lain konversi lahan menjadi area penggunaan lain, ini yang perlu kita cegah,” ujar Irwan mengingatkan.

Gubernur Sumbar berharap dengan penanaman mangrove ini mampu menghadapi tsunami, dan ini lebih baik daripada tanaman hutan lainnya. Ini harus dipertahankan dan dijaga. Cara menjaga dan melestarikan Mangrove yaitu dengan rehabilitasi melibatkan banyak pihak, termasuk masyarakat pesisir pantai.

Diakhir sambutannya gubernur mengajak seluruh organisasi, masyarakat untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove.

Sementara itu, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rasio Ridho Sani dalam sambutannya mengatakan, Gerakan Penanaman Mangrove serentak merupakan kerjasama dari Kementerian Lingkungan Hidup dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mengproklamirkan tanggal 26 Juli 2015 sebagai Hari Mangrove Internasional.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pada tahun 2020 ini, peringatan Hari Mangrove sedunia di Indonesia dipusatkan di provinsi Bangka Belitung yang rencananya akan dikunjungi oleh Presiden RI Joko Widodo.**

Pos terkait