Penengahan, Lampung Selatan | mentrengnews.com – Sebuah rumah milik warga Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, mengalami kebakaran yang cukup parah pada hari Minggu (11/01/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Kejadian yang terjadi di wilayah RT 06/RW 02 tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menimbulkan kerusakan signifikan yang taksirannya mencapai Rp130.000.000 atau seratus tiga puluh juta rupiah.
Camat Penengahan, Syaifulloh S.Pd., M.Pd., yang ditemui oleh tim wartawan mentrengnews.com di ruang kerjanya pada Senin (12/01/2026) pagi menjelaskan bahwa pihaknya langsung mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut segera setelah insiden terjadi.
“Kami menerima informasi dari petugas lapangan sekitar pukul 21.45 WIB, dan segera melakukan koordinasi dengan berbagai dinas terkait untuk menangani situasi. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa yang terjadi, namun dampak kerusakannya cukup besar karena hampir seluruh bagian atap dan seluruh perabotan dalam rumah terbakar habis,” ujarnya dengan nada prihatin.
Rumah yang menjadi korban kebakaran adalah milik Bapak Sofyan Yakub (47 tahun), seorang warga tetap Desa Sukabaru yang telah tinggal di lokasi tersebut selama lebih dari 15 tahun.
“Kami telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian bersama dengan jajaran dinas, dan melihat kondisi rumah yang memang mengalami kerusakan parah. Keluarga Bapak Sofyan saat ini sedang ditempatkan sementara di rumah saudara dekat lokasi kejadian,” tambah Camat Syaifulloh pada kesempatan yang sama, sekitar pukul 12.54 WIB.
Selain mendengar keterangan dari Camat, mentrengnews.com juga berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Sekretaris Camat (Sekcam) Penengahan, Hermawan S.H., M.M., di ruang kerjanya yang berdekatan.
Beliau memberikan klarifikasi terkait penyebab kejadian yang telah ditemukan melalui pemeriksaan bersama pihak berwenang. “Setelah melakukan penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh tim forensik Kepolisian Sektor Penengahan Lampung Selatan, dapat dipastikan bahwa penyebab utama terjadinya kebakaran adalah konsleting arus listrik yang berasal dari saluran instalasi dalam rumah,” jelas Sekcam Hermawan.
Menurut kronologis yang diuraikan oleh Sekcam Hermawan, pada saat kejadian terjadi, warga sekitar yang pertama kali melihat nyala api langsung memberikan tanggapan cepat.
“Warga sekitar yang berada di dekat lokasi segera mengeluarkan teriakan untuk memberi tahu tetangga lainnya, dan bersama-sama melakukan upaya awal memadamkan api menggunakan alat yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti ember air dan selang air dari rumah tetangga.
Tak lama kemudian, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lampung Selatan tiba di lokasi dengan membawa alat pemadam yang lengkap, dan berhasil memadamkan api secara total sekitar pukul 22.15 WIB,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sekcam Hermawan menjelaskan bahwa berbagai langkah penanganan pasca-kebakaran telah segera dilakukan oleh pihak berwenang.
“Pihak Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan telah memberikan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan kebutuhan dasar, serta bantuan tunai untuk memenuhi kebutuhan sementara keluarga korban.
Selain itu, kami juga telah melakukan koordinasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan proses pendataan dan perhitungan kerugian secara lebih rinci, yang nantinya akan menjadi dasar untuk memberikan bantuan pemulihan lebih lanjut,” katanya.
Pihak kepolisian, lanjutnya, juga telah melakukan inventarisasi menyeluruh di lokasi kejadian untuk mendokumentasikan kondisi serta mengkonfirmasi kembali penyebab terjadinya kebakaran, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Puji Sukanto S.E., M.M., menyampaikan perasaan prihatinnya terkait musibah yang menimpa keluarga Bapak Sofyan.
“Kami tentu sangat prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi. Kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap ancaman bahaya kebakaran,” ujarnya dalam konfirmasi resmi kepada mentrengnews.com.
Menurutnya, banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya musibah kebakaran, sehingga upaya pencegahan menjadi hal yang sangat penting.
“Mari kita minimalisir terjadinya musibah kebakaran dengan upaya pencegahan yang konkret, salah satunya dengan secara berkala memeriksa kembali instalasi listrik di rumah masing-masing, memastikan tidak ada kabel yang aus atau tertekuk, serta menghindari penggunaan perangkat listrik yang tidak sesuai dengan kapasitas instalasi,” jelas Puji Sukanto.
Di penghujung wawancara, Sekcam Hermawan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga sekitar yang telah menunjukkan sikap gotong royong yang luar biasa.
“Kita sangat menghargai kontribusi dari warga sekitar, terutama para tetangga terdekat yang tidak hanya membantu pada saat kejadian terjadi, tetapi juga kembali pada pagi hari berikutnya untuk membantu membersihkan lokasi kejadian dan memberikan dukungan moral serta materi kepada keluarga Bapak Sofyan.
Sikap solidaritas seperti ini merupakan contoh yang sangat baik bagi kita semua,” tandasnya dengan penuh penghargaan. ( Soleh )






