Mentreng.com | Kota Solok – Dalam upaya memperkuat peran dakwah yang adaptif dan relevan di era digital, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok melalui Seksi Bimas Islam menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi Dai dan Da’iyah Tingkat Kota Solok Tahun 2025, Rabu (3/9/2025) di Masjid Agung Kota Solok.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Mustafa. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dai dan da’iyah dalam menghadapi tantangan zaman.
“Zaman terus berubah, maka para dai dan da’iyah perlu menyesuaikan diri. Kompetensi harus terus ditingkatkan, khususnya kemampuan literasi, agar pesan dakwah semakin relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Mustafa.
Acara yang diikuti oleh dai dan da’iyah se-Kota Solok ini juga turut dihadiri oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Irawadi, yang mendampingi jalannya kegiatan. Untuk memperkuat wawasan para peserta, panitia menghadirkan narasumber Dedy Rianto yang memberikan materi tentang pentingnya berdakwah secara kreatif dan kontekstual.
Menurut Dedy Rianto, dakwah yang efektif di era sekarang tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui platform digital.
“Dakwah harus mengikuti perkembangan zaman. Konten Islami yang kreatif di media sosial bisa menjadi sarana ampuh untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan untuk meningkatkan semangat peserta, panitia juga menyelenggarakan sesi pembagian doorprize, yang turut menambah antusiasme dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Solok berharap akan lahir para dai dan da’iyah yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. (helda/Ghina)






