Lapangan Bola Desa Lubuk Sanai Terbengkalai, Jadi Semak Belukar, Warga Kecewa Minim Perhatian Pemdes

Mukomuko  |  Mentrengnews.com – Lapangan sepak bola yang menjadi kebanggaan warga Desa Lubuk Sanai kini kondisinya sangat memprihatinkan. Lahan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan olahraga dan kegiatan kemasyarakatan telah berubah fungsi menjadi hutan belantara kecil akibat ditumbuhi semak belukar dan rumput liar setinggi lutut orang dewasa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, permukaan lapangan tidak lagi rata dan menghilangkan kenyamanan saat berolahraga.

Warga setempat, khususnya para pemuda, mengaku sangat kecewa dengan kurangnya perhatian dari Pemerintah Desa (Pemdes) terkait perawatan aset desa. Padahal, lapangan tersebut merupakan satu-satunya sarana bagi pemuda desa untuk menyalurkan bakat olahraga dan mencegah kegiatan negatif.

“Sudah lama terbengkalai, dulu sering ada turnamen antar dusun, sekarang jangankan main bola, jalan kaki saja susah karena semak belukar. Kami masih menunggu respon dari Pemerintah Desa Lubuk Sanai,” ucap warga dan para pemuda.

Warga Desa Lubuk Sanai berharap ada tindakan cepat dari pemerintah Desa untuk melakukan pembersihan dan perbaikan, agar lapangan bola tersebut dapat difungsikan kembali sebagai ruang publik yang produktif.

Melihat sejarah sepak bola di Desa Lubuk Sanai, Porami adalah club legendaris yang telah banyak memperoleh prestasi baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi pada era 80-an, hingga saat ini club Porami tetap mempertahankan pamornya. **

Pos terkait