Mencuat Gugun Gumilar, Sebagai Pengganti Stafsus yang Mengundurkan Diri

 

Mentreng.com | Jakarta – Pengunduran dua staf khusus (stafsus) presiden Jokowi dua minggu belakang menjadi sorotan publik. Dia adalah Andi Taufan Garuda Putra.

Sebelumnya, Adamas Belva juga menyatakan mundur dari posisi ini.
Andi Taufan sebelumnya sempat menjadi sorotan karena surat kepada camat se-Indonesia. Surat bernomor 003/S-SKP-ATGP/IV/2020 itu dikeluarkan pada 1 April 2020. Dalam surat itu disebutkan ada kerja sama dengan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), yang akan berpartisipasi dalam menjalankan program relawan desa lawan COVID-19 di Sulawesi dan Sumatera. Andi Taufan sendiri diketahui sebagai pendiri dan CEO Amartha.

Dijelaskan juga mengenai cakupan komitmen bantuan yang akan diberikan, yaitu edukasi COVID-19 dan pendataan kebutuhan APD di puskesmas. Atas hal itu, Andi pun meminta bantuan dukungan perangkat desa agar pelaksanaan program kerja sama itu berjalan dengan efektif.

Andi Taufan sudah meminta maaf atas surat tersebut. Surat itu pun sudah ditarik kembali.
Belva Davara sebelumnya mundur dari jabatan Staf Khusus Presiden karena tak menginginkan ada polemik berkepanjangan terkait dugaan konflik kepentingan perusahaannya, Ruangguru, dan Kartu Prakerja.

Menarik dengan kedua kasus pengunduran staf khusus jokowi tersebut, di medsos muncul nama baru yang digadang – gadang akan menggantikan posisi mereka. Ialah pemuda bernama Gugun Gumilar.

Gugun Gumilar dikenal sebagai Duta Muda PBB tahun 2013-2014,pendiri NGO kepemudaan Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia. Saat ini Gugun sedang menyelesaikan studi Ph.D di bidang Philosophy and Religion di Dublin, Irlandia. Sosok Gugun sudah tidak asing lagi di kawasan Amerika dan Eropa.

Dikutip dari Merdeka. com, pemuda bernama Gugun Gumilar sudah tidak asing lagi di kalangan diplomat Amerika. Ia pernah menjadi tokoh pemuda Indonesia yang diundang oleh Departemen Amerika Serikat pada 7 hingga 11 Mei 2016 untuk diskusi dengan Deputy Secretary of the State Department Antony Blinken Congressman (DPR) Rick Nolan, dan Center for Strategic International Studies, Richard Sorrow.

Gugun Gumilar lahir di Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia pada 20 April 1989. Ia memperoleh gelar MA dalam the study of religion dengan predikat cum laude di Hartford, Amerika Serikat pada tahun 2014. Gugun Gumilar dikenal sebagai intelektual muda, Aktivis Pemuda Indonesia, Pemimpin Muda Global Indonesia, dan Pendiri / Direktur Eksekutif Institut Demokrasi dan Pendidikan (IDE) Indonesia. Di kutip dari berbagai berita Voice of America (VoA) di Washington DC, Gugun sering mengisi kegiatan diskusi VoA dan disiarkang langung ke stasiun televisi di Indonesia.

Dikutip dari detik.com Gugun Gumilar pernah pidato mewakili pemuda Indonesia di markas PBB pada tahun 2014 dan tahun 2015. Ia juga pernah pidato di Gedung Parlemen Amerika Serikat pada tahun 2013. Berikut beberapa pidato Gugun Gumilar di markas PBB dan Gedung Parlemen Amerika Serikat:

https://news.detik.com/berita/d-2668103/pidato-di-pbb-mahasiswa-indonesia-dorong-peran-pemuda-di-level-global

Dalam halaman instagramnya Gugun, masuk dalam kategori nominasi 5 besar mahasiswa teladan di kampusnya mengalahkan 12,000 mahasiswa dari seluruh duni.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghargai pengunduran diri Adamas Belva Syah Devara dan Andi Taufan Garuda Putra dari staf khusus (stafsus) Presiden. Jokowi menyebut keduanya sudah banyak berkontribusi selama bekerja.

“Mereka telah banyak membantu saya bersama-sama dengan staf khusus lainnya dalam membuat inovasi di berbagai sistem pelayanan publik sehingga lebih cepat dan efektif,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis dari Setpres, Jumat (24/4/2020). (mi/red)

Pos terkait