Mengasuh Anak Diera Pandemi Covid-19

 

Mentreng.com | Jakarta – Meliputi situasi pandemi covid 19.menyebabkan anak anak dan sebagian besar orangtua menghabiskan waktu dirumah.

Anak anak menjalani belajar dan kehidupan yang berbeda,semuanya ada dirumah.

Kita semua diminta mengurangi aktifitas diluar,dikerumunan,termasuk himbauan larangan mudik pada lebaran tahun ini.

Namun demikian,demi menjaga diri dan keluarga,sudah seharusnya orangtua mengajak anak belajar,beraktifitas,dan berdoa dari rumah sebagai upaya memerangi covid 19.

Keberadaan anak dirumah dengan orangtua dalam situasi covid 19 berdampak pada pola kehidupan baik anak maupun orang tua.

Sebagian besar orangtua bekerja dari rumah dan anak menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) perubahan pola hidup ini menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga,namun banyak pula aspek positifnya jika dijalani dengan sabar,kreatif dan menyenangkan.

KPAI menilai bahwa momentum kebersamaan anak dan orangtua hari ini menjadi momentum berharga kebersamaan anak dan orangtua jarang jarang waktu dihabiskan bersama seluruh anggota keluarga,aktifitas keluarga semuanya terpusat dirumah.

Orangtua bekerja dirumah namun juga sekaligus memberikan asistensi full pada anak.orangtua melakukan perannya sebagai pekerja sekaligus menjadi orangtua.

Orangtua mengkondisikan rumah menjadi pusat aktifitas keluarga yang selama ini terpecah pecah,baik dikantor,sekolah,rumah ibadah,hingga dilingkungan.

Selain itu juga menyediakan full logistik makanan yang sehat dan bergizi seimbang dirumah.

Orangtua diharapkan dapat menyeimbangkan urusan pekerjaan,mendampingi anak anak dan mengkondisikan rumah dan logistiknya

Dalam situasi seperti ini,orangtua harus menjadikan moment kebersamaan ini menjadi proses berharga untuk menguatkan kembali relasi orangtua dengan anak.

Moment kebersamaan ini penting disadari orangtua sebagai wadah untuk menguatkan kembali komunikasi dengan anak secara terbuka,menjadi pendengar yang baik,melatih anak anak pada keterampilan dasar mengurus diri dan pekerjaan rumah sehari hari serta mendampingi anak anak dalam menyelesaikan tugas tugas sekolah

Intensitas komunikasi anak dan orangtua sangat tinggi selama anak dirumah.Hal ini menjadi momen membangun kepercayaan dengan anak untuk saling terbuka,menjelaskan suatu hal jika anak tidak memahami,hingga memberikan masukan atas cerita anak

Orang tua harus lebih sabar untuk mendengar apa yang dirasakan anak dan memberi masukan mengingat bahwa anak juga mengalami kebosanan berada dirumah

Mereka tidak bertemu dengan teman temannya dan tidak dapat bermain secara bebas diluar rumah dengan komunikasi yang baik,maka anak juga akan merasa lebih nyaman berada dirumah

Keberadaan anak dirumah juga memerlukan pendampingan secara khusus karena mereka juga menjalani pembelajaran jarak jauh

Sebuah hal baru bagi kebanyakan anak anak kita,anak anak yang Sekolah Dasar lebih banyak memerlukan pendampingan secara tekhnis,dan bagi yang SMP dan SMA,orangtua lebih membantu mereka mengatur jadwal harian mereka

Anak anak perlu diajak berbicara penggunaan media digital secara baik dan benar,ada GAP antara aturan seblumnya menjauhi HP karena khawatir kecanduan game dengan hari ini yang harus mengajarkan penggunaan media digital secara baik dan benar

Untuk mendukung proses pembelajaran secara jarak jauh,orangtua penting untuk mengarahkan siswa membuat jadwal yang proporsional baik untuk pembelajaran jarak jauh,pemenuhan kebutuhan diri hingga bermain dengan refreshing

Jika orangtua mengalami kesulitan karena tidak familier dengan tugas dari sekolah,maka orangtua membantu mengkomunikasikan dengan guru agar tugas tugasnya disesuaikan dengan kondisi daerah,lingkungan,dan kemampuan orangtua

Selama dirumah,orangtua penting untuk mengajarkan anak anak keterampilan hidup sehari hari agar anak anak juga belajar mengurus diri sendiri.

Orangtua perlu melibatkan anak pada pekerjaan rumah tangga sesuai umurnya,ini adalah moment yang tepat untuk mengajarkan anak seluruh aktifitas pekerjaan rumah secara lebih mandiri sesuai usianya

Belajar memasak,membersihkan rumah,berkebun,dan beberes rumah adalah proses belajar bagi anak anak

Orangtua perlu sekreatif mungkin membuat aktifitas yang menyenangkan dan beragam bagi anak,orang tua perlu sabar mengajarkan aktifitas rumahan ini

Penting untuk selalu diingat bahwa anak anak dalam tahap belajar sehingga orangtua perlu memahami kondisi anak

Terkait dengan pandemi covid 19,orangtua dapat mengajarkan pola hidup bersih dan sehat

Orangtua dapat memulai dan membiasakan diri mencuci tangan dengan benar,mengganti baju dan mandi setelah bepergian,serta bersih dengan cara yang benar

Selain itu,membiasakan pola makan sehat dan gizi seimbang juga bagian dari menjaga kesehatan,olahraga dan berjemur tanpa harus bereksplorasi diluar juga penting dilakukan anak anak

Orangtua perlu menjelaskan sesuai usia anak terkait kondisi pandemi covid 19 agar anak merasa tenang dan menjauhi kepanikan

Orangtua perlu sekreatif mungkin menjaga situasi kondusif dirumah agar anak anak nyaman dirumah

Ayah dan ibu perlu saling dukung membersamai dan mendampingi anak,serta mengurus pekerjaan rumah tangga.

Kebersamaan dan kekompakan orangtua akan memberi efek positif bagi kenyamanan dan keceriaan anak anak dirumah selama pandemi covid 19, segera berlalu amin.
Salam senyum sapa Anak Indonesia.**

Pos terkait