Momentum Berkah di Masjid Nurul Huda: Sekcam Penengahan Hadiri Pengajian Rahmat Hidayat, Dorong Sinergi Keagamaan dan Solidaritas Masyarakat

Desa Ruang Tengah, Kecamatan Penengahan  |  Mentrengnews.com – Suasana Masjid Nurul Huda, Dusun Cibanjar, Desa Ruang Tengah, terasa penuh kedekatan dan kebahagiaan ketika ratusan jamaah berkumpul dalam kegiatan Pengajian Majelis Ta’lim Rahmat Hidayat yang dihelat baru-baru ini.

“Acara yang menjadi wadah peningkatan keimanan dan takwa itu juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, yang dalam sambutannya menekankan peran krusial lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.

Selain Sekcam, acara yang diadakan dalam rangka mempererat ikatan ukhuwah Islamiyah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci yang mewakili berbagai elemen masyarakat.

para Tokoh yang hadir diantaranya ialah Ketua Pengajian Rahmat Hidayat Kabupaten Lampung Selatan Dewi Sri Rahayu, SE, MM; Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Penengahan; Ketua Pengajian Alhidayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU); Aparatur Desa Ruang Tengah; Ketua Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kecamatan Penengahan; para alim ulama yang memiliki kedudukan di masyarakat; tokoh adat yang menjaga nilai-nilai budaya lokal; tokoh masyarakat yang aktif dalam pembangunan; serta ratusan jamaah dari Majelis Ta’lim Rahmat Hidayat, Muslimat NU, dan Pengajian Alhidayah se-Kecamatan Penengahan.

Dalam sambutannya yang penuh makna, Sekcam Penengahan Hermawan SH.,MM menyampaikan apresiasi mendalam kepada penyelenggara yang telah sukses menyelenggarakan pengajian yang membawa manfaat luas.

Sekcam Hermawan menekankan bahwa pengajian bukan hanya sarana untuk menambah pengetahuan agama, melainkan juga sebagai media untuk menumbuhkan rasa kasih sayang, saling membantu, dan mempererat ikatan antar warga.

“Kita hidup dalam satu bumi dan satu masyarakat, di mana keberagaman tidak menjadi halangan, melainkan kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ujar Sekcam.

Lebih lanjut Sekcam Hermawan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun kemakmuran.

“Pemerintah kecamatan selalu siap mendukung segala kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang keagamaan dan moralitas. Pengajian seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Ketua Pengajian Rahmat Hidayat Kabupaten Lampung Selatan, Dewi Sri Rahayu, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar majelis ilmu ini dapat menjadi cahaya petunjuk bagi jamaah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa Pengajian Rahmat Hidayat telah beroperasi selama beberapa tahun dan terus berusaha memberikan kajian agama yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kita berkomitmen untuk menyebarkan ajaran Islam yang damai, moderat, dan penuh kasih, sehingga masyarakat dapat hidup rukun dan sejahtera,” katanya.

“Selama acara, para alim ulama yang hadir memberikan ceramah dan tausiyah yang mendalam tentang tema keimanan, takwa, dan ukhuwah Islamiyah. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan konteks kehidupan masyarakat pedesaan, sehingga mudah dipahami dan diterapkan.

Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti ceramah, dengan banyak yang mengambil catatan dan bertanya seputar materi yang disampaikan.

Kegiatan ini juga diisi oleh penceramah KH Ismail Sholeh, SHi (Bandar Lampung) dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu alim ulama, di mana seluruh jamaah memohon berkah dan keselamatan bagi diri sendiri, keluarga, serta seluruh warga negara. Doa tersebut juga diarahkan untuk kemakmuran Kecamatan Penengahan dan Kabupaten Lampung Selatan secara keseluruhan.

Di akhir acara, Aparatur desa Ruang Tengah, Rustam menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung penyelenggaraan pengajian ini.

Ia berharap bahwa acara serupa akan terus diadakan di masa depan, agar kebiasaan berilmu dan beribadah selalu terjaga di tengah masyarakat.

“Kita harapkan majelis ilmu ini tidak hanya berakhir di sini, tetapi menjadi momentum berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas keagamaan dan solidaritas masyarakat Desa Ruang Tengah dan se-Kecamatan Penengahan,” tutupnya.

Acara yang berlangsung selama sekitar dua jam itu ditutup dengan semangat dan kebahagiaan, dengan harapan bahwa setiap jamaah membawa pulang manfaat dan berkah yang melimpah untuk diri sendiri dan lingkungannya. ( Soleh )

Pos terkait