MTsN Kota Solok Gelar Hari Pertama MATSAMA: Tekankan Moderasi Beragama dan Pengenalan Madrasah

Mentreng.com  |  Kota Solok – MTsN Kota Solok memulai kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) tahun ajaran baru dengan dua sesi materi yang sarat nilai edukatif dan pembentukan karakter. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan madrasah sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan peserta didik, Senin (14/07/25)

Sesi pertama menghadirkan materi bertema Moderasi Beragama, yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Syefrizal. Dalam pemaparannya, Syefrizal menekankan pentingnya memahami ajaran agama secara moderat untuk mencegah sikap ekstrem dan intoleran dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Lima poin utama yang ditekankan dalam sesi ini antara lain:
1. Menjauhi sikap ekstremisme, agar peserta didik bersikap wajar dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
2. Memahami esensi ajaran agama, dengan menitikberatkan pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebaikan.
3. Menumbuhkan sikap toleransi dan harmoni, untuk membangun kehidupan yang damai dalam masyarakat yang beragam.
4. Menanamkan nilai kebangsaan, seperti pentingnya komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945, serta menghargai kearifan lokal.
5. Membangun karakter mulia, agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.

Sesi kedua diisi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ustazah Parti Erlinda, yang membawakan materi tentang Kemadrasahan. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan visi dan misi MTsN Kota Solok, serta struktur kelembagaan yang meliputi 70 orang pendidik dan tenaga kependidikan, 14 mata pelajaran, dan sistem pembelajaran berbasis teknologi.

Ustazah Parti juga memperkenalkan penggunaan aplikasi GSchool untuk proses penilaian akhir, yang bisa diakses melalui ponsel. Dengan sistem ini, kemampuan peserta didik dapat dipetakan secara lebih efektif sesuai dengan bidang keunggulannya. Berdasarkan hasil pemetaan, peserta didik nantinya akan dikelompokkan ke dalam enam jenis kelas, yakni: Tahfiz, Bilingual, IPA, IPS, Matematika, dan Reguler.

Setiap sesi materi berlangsung selama 120 menit dan ditutup dengan sesi diskusi serta evaluasi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi pijakan awal dalam membentuk generasi madrasah yang berakhlak mulia, cerdas, serta berwawasan kebangsaan dan keagamaan.

Pos terkait