Pemerintah Kecamatan Candipuro Dukung Pembangunan Agro Edu Wisata PT. Mala Kencana Land

Lampung Selatan  |  Mentrengnews.com – 23 Februari 2026 – PT. Mala Kencana Land, sebuah perusahaan perorangan yang bergerak di sektor properti dan pengembangan wilayah, akan membangun kawasan tempat wisata berkonsep agro edu wisata seluas 2 hektar di Desa Rantau Minyak, Kecamatan Candipuro.

Proyek yang direncanakan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun depan ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata lokal, namun juga menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat setempat sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Lokasi pembangunan yang berada di kawasan pedesaan yang masih menjaga kelestarian alam menjadi nilai tambah tersendiri bagi proyek ini. Menurut rencana, kawasan wisata akan dirancang dengan nuansa alam yang asri, mengedepankan konsep ramah lingkungan serta integrasi dengan potensi sumber daya lokal yang ada.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan

Camat Candipuro, Sumiyati S.E., dalam temu kerja dengan pihak pengembang dan perwakilan masyarakat Desa Rantau Minyak, menyampaikan komitmen dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek ini.

“Kami sangat mendukung pembangunan tempat wisata ini karena sejalan dengan arah pembangunan yang digagas Bapak Bupati Lampung Selatan untuk mengembangkan agro edu wisata sebagai salah satu pilar utama peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” jelasnya.

Menurut Sumiyati, konsep agro edu wisata dipilih karena mampu menggabungkan tiga manfaat sekaligus: edukasi tentang pertanian dan produk lokal, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

“Kita ingin menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi pengunjung, namun juga memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar,” tambahnya.

Integrasi UMKM Lokal dan Pembudidayaan Tawon Klanceng

Sebagai bagian penting dari proyek ini, pihak pengembang akan mengintegrasikan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal ke dalam konsep operasional kawasan wisata.

Rencana tersebut mencakup penyediaan kios dan lokasi penjualan bagi produk hasil olahan masyarakat, pelatihan keterampilan usaha bagi warga sekitar, serta kerja sama pemasaran produk lokal melalui saluran yang akan dibangun oleh pengembang.

Selain itu, kawasan wisata juga akan menjadi lokasi pembudidayaan tawon klanceng (Tetragonula laeviceps) yang dikenal memiliki manfaat kesehatan luar biasa.

Produk dari tawon klanceng seperti madu, propolis, dan royal jelly akan dikembangkan tidak hanya sebagai produk unggulan wisata, namun juga sebagai komoditas ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

“Kita akan memastikan bahwa setiap langkah pelaksanaan proyek tetap berfokus pada kepentingan masyarakat setempat. Selain itu, kita juga akan menyusun program pendampingan agar masyarakat dapat siap menghadapi peluang ekonomi yang muncul,” pungkas Camat Sumiyati S.E.

Diharapkan dengan beroperasinya kawasan agro edu wisata ini, Kecamatan Candipuro dapat menjadi destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, namun juga nilai edukasi dan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Redaktur Mentrengnews.com
Penulis : A. Soleh
Sumber : Camat Candipuro
Ibu Sumiyati S.E.,

Pos terkait