Kab Tanah Datar | Mentrengnews.com – MTsN 5 Tanah Datar sukses menggelar kegiatan Persona Matsama TD ke-14 MTsN 5 Tanah Datar 2026 dengan meraih. Ajang kompetisi tahunan antar SD/MI se-Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto (Pabasko) ini digelar selama tiga hari (12-14/02/2026).
Bertempat di lapangan MTsN 5 Tanah Datar ini diisi dengan berbagai perlombaan seperti Olimpiade Bidang Studi Bahasa Arab, Olimpiade Bidang Studi IPA, Olimpiade Bidang Studi IPS, Olimpiade Biddang Studi Matematika, Olimpiade Bidang Studi Pendidikan Agama Islam, Tahfiz 2 Juz Putra dan Putri, Volly Mini Putri, Futsal, Pionering, dan Tari Kreasi.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Kab Tanah Datar, Bahrul Bahrul Fahmi, S.AP., dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi terhadap terselenggaranya Persona Matsama TD yang digelar oleh MTsN 5 Tanah Datar.
“Kami dari Kemenag sepenuhnya mendukung, kegiatan ini sangat baik menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan semangat pendidikan, kompetisi sehat dimana menjadi gambaran nyata komitmen madrasah dalam membangun generasi masa depan” ujarnya pada Sabtu (14/02/2026).
Sementara itu Kepala MTsN 5 Tanah Datar, Hardison, M.Ag, Mengukapkan kebanggaannya atas antusiasme peserta yang datar dari berbagai daerah sekitar. “Tahun ini peserta luar biasa dari Padang Panjang, X Koto, dan Batipuh,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, guru, orang tua, alumni, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Kebersamaan hari ini membuktikan bahwa MTsN 5 Tanah Datar tidak berdiri sendiri, tetapi tumbuh bersama masyarakat,” katanya.
Dikatakannya, kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat mereka. ” MTsN 5 Tanah Datar kembali hadir untuk memfasilitasi semua kompetensi bagi peserta. kegiatan ini merupakan ruang ekspresi bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas di luar kegiatan pembelajaran di kelas. tuturnya.
Hardison berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kegembiraan dan persatuan di antara para peserta.
“Saya berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi hal yang menggembirakan karena dikemas dalam istilah festival sehingga yang muncul bukan cuma semangat bertanding atau berkompetisi, tetapi juga membangun kebersamaan.” tutupnya. (Dion).






