Kota Solok | mentrengnews.com – Ketua Pokja II TP PKK Kota Solok, Miswarti, bersama Tim I TP PKK Kota Solok, melaksanakan kegiatan PKK Masuk Sekolah di SDN 17 Pasia Laing, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TP PKK Kota Solok dalam memperkenalkan pendidikan karakter sejak dini kepada peserta didik di sekolah dasar.
Ketua Pokja II, Miswarti, menjelaskan bahwa Pokja II PKK memiliki dua program utama, yakni Pendidikan dan Keterampilan, serta Pengembangan Kehidupan Berkoperasi. Untuk peserta didik, program pendidikan difokuskan pada pembentukan karakter.
“Anak yang sudah menerapkan disiplin dan tanggung jawab berarti telah memiliki karakter yang bisa diandalkan. Menghormati orang tua sebelum berangkat ke sekolah dan membantu di rumah juga merupakan bagian dari pendidikan karakter,” jelas Miswarti.
“Pendidikan karakter tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar. Dengan begitu, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan generasi yang membanggakan,” tambahnya.
Sebelumnya Sekretaris III, Tim Penggerak PKK Kota Solok, Erbatsi Susmita, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKK Masuk Sekolah merupakan langkah awal memperluas peran PKK di lingkungan pendidikan, sekaligus menjadi sarana sosialisasi 10 Program Pokok PKK kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan berkeluarga dan berbangsa kepada para pelajar. Diharapkan anak-anak memahami pentingnya pola hidup sehat, gotong royong, cinta lingkungan, dan tanggung jawab sosial sejak dini,” ujar Erbatsi.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara PKK, sekolah, dan orang tua dalam membentuk karakter anak-anak yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing, mari terus bergerak, ber inovasi dan berseinergi dalam menjalankan 10 program Pokok PKK
Kepala SDN 17 Pasia Laing, Yusran Rusmaladi, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan ini karena sejalan dengan upaya pembinaan karakter peserta didik. Harapan kami, PKK Masuk Sekolah dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari gerakan bersama membangun generasi unggul di Kota Solok,” ujar Yusran.
Ia juga menjelaskan, SDN 17 Pasia Laing memiliki 89 peserta didik dan 11 orang pendidik serta tenaga kependidikan. Sekolah ini berada di wilayah perbatasan antara Kota Solok dan Kabupaten Solok, sehingga sebagian besar siswa berasal dari daerah sekitar perbatasan. (helda)






