Tanah Datar | Mentrengnews.com — Dalam upaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanah Datar kembali meluncurkan program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa”. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bersama Administrasi Satu Atap (Samsat) Tanah Datar, pada Kamis (15/01/2026), dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Program yang digagas oleh Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Tanah Datar ini merupakan wujud nyata implementasi program Polri Presisi, yang menekankan pelayanan publik yang profesional, modern, dan humanis.
Melalui kegiatan ini, petugas Polantas menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor, seperti pembayaran pajak, pengesahan STNK, maupun pengurusan BPKB. Kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi dua arah antara masyarakat dan petugas kepolisian.
Kasat Lantas Polres Tanah Datar AKBP Andri Perkasa, S.H., M.H, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polresta Tanah Datar untuk menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, komunikatif, dan edukatif.
“Melalui Polantas Menyapa, kami berusaha membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan aturan, tetapi juga melayani dengan tulus dan mendengarkan kebutuhan masyarakat,” ujar AKP Andri.
“Kami berharap para wajib pajak dan masyarakat umum semakin sadar dan disiplin dalam berlalu lintas. Dengan begitu, angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta keamanan serta ketertiban lalu lintas yang lebih baik di wilayah Tanah Datar,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga aktif memberikan penjelasan mengenai tata cara dan prosedur administrasi kendaraan, seperti perpanjangan pajak, balik nama, hingga pengesahan STNK. Tujuannya agar masyarakat lebih memahami proses pelayanan Samsat secara benar dan terhindar dari kesalahan administrasi yang kerap terjadi.**






