Mentreng.com | Sumatera Barat – Persatuan Wartawan (PWI) Kabupaten Tanah Datar menggelar rapat kerja (Raker) di aula kantor Baperlitbang Tanah Datar di Pagaruyung, Kamis (30/1).
Raker pertama yang digelar sejak kepengurusan PWI baru di bawah kepemimpinan Ketua Mustafa Akmal itu, dihadiri para pengurus PWI Sumatera Barat diantaranya Ketua Heranof Firdaus, Ketua Dewan Kehormatan Basril Basyar, Wakil Ketua Bidang Organisasi Eko Yanche Edrie, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Amiruddin dan Penasehat Alwi Karmena dan Bupati Tanah Datar diwakili Kepala Bagian Humas dan Protokoler Yusrizal.
Dalam Raker tersebut, PWI Tanah Datar membahas berbagai agenda yang akan dilaksanakan selama 2020 ini, persiapan berbagai agenda PWI seperti HPN di pusat, provinsi, Porwanas, membahas tentang interen organisasi dan termasuk untuk kesatuan dan perkembangan organisasi ke depan.
Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Heranof Firdaus saat itu mengajak PWI Kabupaten Tanah Datar untuk sama-sama menjaga marwah organisasi, menjalani profesi sesuai peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD-PRT) dan bekerja kode etik dan kode perilaku PWI serta kode etik perusahaan pers masing-masing.
PWI adalah organisasi pers tertua dan terbesar, kita mesti membina para wartawan lain di luar organisasi PWI, mengayomi dan memberikan teladan. Bersinergilah sesama pengurus dan anggota untuk membesarkan PWI, kesampingan kepentingan individu dan jangan ada pertikaian,” ujarnya yang langsung membuka Raker tahun 2020 PWI Kabupaten Tanah Datar secara resmi.
Kabag Humas, Yusrizal juga memaparkan berbagai kondisi pada bagian yang dipimpinnya di Humas, berbagai alokasi anggaran yang diproyeksikan untuk media, untuk para wartawan, kondisi keterbatasan anggaran pada akhir tahun, hingga problematika yang terjadi.
“Saya dipercaya, diamanahkan pimpinan sebagai Kabag Humas dan Protokoler sejak Mei 2019, sebelumnya sekretaris di Komimfo, juga sempat keluar main di Dishub selama tujuh tahun, saya lama di Penerangan yang memang banyak berhubungan dengan media. Kita berharap ke depan awak media di Tanah Datar semakin profesional dan kompeten menjalani profesinya. Kami di Pemda berupaya mendukung hal itu. Di sini terdapat sekitar 60 orang wartawan, dengan 40 media, cetak, elektronik dan online,” ujar Yusrizal di hadapan pengurus PWI provinsi.
Sementara, Ketua PWI Kabupaten Tanah Datar, Mustafa Akmal juga menyebutkan bahwa raker digelar untuk mempersatukan persepsi para pengurus dan anggota PWI Tanah Datar, merangkum pemikiran bersama untuk kemajuan organisasi dan menggali aspirasi program-program yang akan dijalankan pada 2020 ini.
“Ke depan kebersamaan kita ini yang sangat dibutuhkan untuk majunya organisasi, tanpa dukungan para anggota tentu kami sebagai pengurus tidak akan bisa menjalankan program kerja nantinya. Kita perkuat barisan, jangan ada ego dan kesampingkan kepentingan individu dalam organisasi ini. Mari kita lupakan masa lalu, demi maju dan besarnya PWI Tanah Datar ke depan,” ujar Mustafa.
Dalam raker yang dipandu pengurus PWI provinsi hingga akhir agenda itu, para anggota sepakat untuk menjaga kebersamaan untuk kemajuan organisasi ke depan, juga banyak muncul ide-ide tentang program yang akan dijalankan sepanjang tahun ini.(***)






