Batusangkar | Mentrengnews.com –INFO PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Batusangkar terus berinovasi dalam program pembinaan kemandirian dengan mengembangkan peternakan ayam petelur terintegrasi di lingkungan rutan.
Program ini menjadi salah satu upaya konkret dalam meningkatkan keterampilan warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan internal pada Senin (02/03/2026) pagi. Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, terlihat turun langsung ke kandang untuk memantau kondisi ternak sekaligus mengambil telur hasil produksi bersama warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Rutan memeriksa barisan kandang baterai yang tertata rapi dan memastikan pakan serta minum ayam tersedia dengan baik. Ia juga mengangkat satu baki telur hasil panen harian sebagai simbol keberhasilan program pembinaan kemandirian yang tengah dijalankan.
“Peternakan ini bukan hanya soal produksi telur, tetapi juga sarana pembelajaran bagi warga binaan. Mereka dilatih mulai dari perawatan ayam, manajemen kebersihan kandang, hingga pencatatan hasil produksi,” ujar Kepala Rutan saat meninjau lokasi.
Konsep terintegrasi yang diterapkan mencakup pemanfaatan limbah kotoran ayam menjadi pupuk organik untuk mendukung kegiatan pertanian di dalam rutan. Hasil telur digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal serta dipasarkan secara terbatas di wilayah Batusangkar guna menunjang keberlanjutan program.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam mendorong kemandirian warga binaan melalui pelatihan keterampilan produktif.
Dengan keterlibatan aktif pimpinan dan semangat warga binaan, Rutan Batusangkar optimistis peternakan ayam petelur terintegrasi ini dapat terus berkembang dan menjadi bekal usaha yang bermanfaat bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat. (Humas Rutaba)






