Rutan Batusangkar Upayakan Kemandirian Warga Binaan Hingga Hasilkan Berbagai Produk UMKM

Batusangkar  |  mentrengnewa.com, INFO_PAS – Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak bagi warga binaan. Berbagai kegiatan pembinaan keterampilan terus digerakkan guna mewujudkan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak.”

Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan Rutan Batusangkar aktif melakukan kegiatan produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hampir setiap hari. Kegiatan ini dilaksanakan di blok hunian dengan pengawasan langsung dari petugas Rutan. Para warga binaan memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengasah kreativitas serta mengembangkan potensi diri melalui karya-karya bernilai jual tinggi.

Adapun produk UMKM yang dihasilkan oleh warga binaan meliputi berbagai jenis kerajinan tangan (handcraft) seperti: Cincin dari tembaga dan benang, Dompet, Tanaman hias, Miniatur dekorasi rumah, Gelang dan kalung.

Seluruh produk tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana bahkan barang bekas yang diolah secara kreatif hingga menjadi produk unik, estetik, dan memiliki nilai ekonomi.

Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kemandirian adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa upaya pembinaan kemandirian yang dilakukan Rutan Batusangkar ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang salah satu poinnya menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, serta merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mempercepat transformasi pemasyarakatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.

Dengan semangat “bergerak dan berdampak”, Rutan Batusangkar terus mendorong inovasi di bidang pembinaan kemandirian. Produk-produk hasil karya warga binaan tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan, tetapi juga wujud nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat lokal. (Syuja-Humas Rutaba)

#setahunberdampak
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar

Pos terkait