Lima Puluh Kota | Mentrengnews.com – Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, disiplin, dan berkarakter terus ditunjukkan oleh SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Drs. Masdal Fitri, M.Si., sekolah tersebut menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Lima Puluh Kota yang ditunjuk sebagai sekolah binaan dalam program Gerakan Sekolah Sehat (GSS).
Program Gerakan Sekolah Sehat di SMAN 1 Lareh Sago Halaban kini hampir memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Berbagai langkah nyata telah dilakukan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat, disiplin, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi para siswa.
Salah satu program yang cukup menonjol adalah penerapan gerakan tanpa penggunaan telepon genggam (HP) selama berada di lingkungan sekolah. Program ini telah berjalan lebih dari satu tahun dan mendapat dukungan dari guru, orang tua, serta para siswa.
Kepala SMAN 1 Lareh Sago Halaban, Drs. Masdal Fitri, M.Si., menyampaikan kepada media ini ,mentrengnews.com Jumat (13/3/2026), bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan fokus belajar siswa sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
“Melalui kebijakan tanpa HP di sekolah, kita ingin membangun kedisiplinan serta meningkatkan interaksi sosial antar siswa. Mereka bisa lebih fokus belajar, aktif berdiskusi, dan berinteraksi secara langsung dengan teman maupun guru,” ujarnya.
Selain program tanpa HP, implementasi Gerakan Sekolah Sehat juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
Di antaranya pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan, penguatan kegiatan olahraga, pengelolaan kantin sehat, hingga penanaman budaya hidup bersih dan sehat kepada seluruh warga sekolah.
Menurut Masdal Fitri, Gerakan Sekolah Sehat bukan hanya sekadar program, tetapi merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga tenaga kependidikan.
“Kami ingin sekolah ini menjadi tempat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa yang sehat, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan, SMAN 1 Lareh Sago Halaban diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Lima Puluh Kota dalam menerapkan budaya sekolah yang sehat dan berkualitas.
Melalui kepemimpinan Drs. Masdal Fitri, M.Si., SMAN 1 Lareh Sago Halaban terus berupaya mengembangkan berbagai inovasi pendidikan, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(debby)






