Surat Edaran MPN PP Untuk Seluruh Kader dan Anggota

 

Mentreng.com | Jakarta – Sehubungan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, dan pandemi Covid-19 yang masih melanda wilayah Indonesia, Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila.

Dalam Surat Edaran 14 Mei 2020 Nomor 042.B1/MPN-PP/PP/V/2020, Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila yang ditandatangani Japto S. Soerjosoemarno sebagai Ketua Umum dan H. Arif Rahman SH sebagai Sekretaris Jenderal menginstruksikan kepada seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila dari tingkat nasional hingga tingkat basis di Pimpinan Anak Ranting Pemuda Pancasila se-Indonesia agar tidak melakukan pungutan-pungutan liar dengan alasan Tunjangan Hari Raya (THR).

“Dilarang melakukan pungutan-pungutan liar terhadap masyarakat umum, instansi pemerintah maupun instansi swasta dengan alasan untuk Tunjangan Hari Raya,” ujar H. Arif Rahman SH, Jumat (15/5/2020).

Arif Rahman menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada anggota dan kader Pemuda Pancasila yang melakukan tindakan yang mencemarkan nama baik Pemuda Pancasila.

“MPN Pemuda Pancasila akan memberikan sanksi tegas terhadap jenjang kepengurusan organisasi pemuda pancasila yang melakukan pungutan pungutan liar serta tindakan lainnya yang mencemarkan eksistensi Ormas Pemuda Pancasila,” katanya.

MPN Pemuda Pancasila juga mengajak seluruh anggota dan kader Pemuda Pancasila se-Indonesia untuk menjaga kondusifitas sosial masyarakat dengan selalu bergotong-royong saling bantu dan bekerjasama demi terlaksananya semua penanganan pandemi Covid-19 ini dengan baik.

“Jenjang Kepengurusan ormas Pemuda Pancasila harus menyiapkan sumber daya manusia kader-kader ormas Pemuda Pancasila dalam rangka membantu penyaluran logistik ke masyarakat,” tutur Arif Rahman.

MPN Pemuda Pancasila juga mengimbau kepada seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga, memperkuat imun tubuh dengan mengkonsumsi vitamin atau ramuan herbal setiap harinya, menggunakan masker, mencuci tangan dan melakukan tindakan-tindakan yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Menurut Jhon Bull, sutan Panggao Basa, selaku ketua Harian PP tanah datar, bahwa secara organisasi tentu saja setuju dengan ketentuan organisasi, namun secara pribadi, sangat disayangkan kalau MPN menerbitkan surat resmi yang di ekspos ke media, seolah-olah MPN lupa dengan akar dasar berdirinya Pemuda Pancasila.

Dengan menerbitkan surat tersebut sama saja meludah muka sendiri, walaupun Pemuda Pancasila saat ini menjadi Ormas, namun jangan setarakan dengan Ormas Sosial Politik lainnya seperti Ormas keagamaan dan ormas partai.

Sebab pemuda Pancasila dilahirkan oleh hantu-hantu kota yang melindungi negara dari partai komunis Indonesia. Artinya pemuda Pancasila memiliki ideologi Pancasila tanpa pamrih, jadi semestinya cukup himbauan saja, tidak perlu menerbitkan surat yang mempermalukan harga diri anggaota pemuda Pancasila ujarnya. (TI)

Pos terkait