Kota Solok | Mentrengnewa.com – Perjalanan panjang dalam mencari makna hidup dan ketenangan batin akhirnya membawa Riko Fernando Hutagalung (30) memeluk agama Islam. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat pada Senin, 13 Oktober 2025, di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.
Prosesi pengucapan syahadat berlangsung dengan sederhana namun penuh khidmat. Disaksikan oleh para pegawai KUA, suasana haru menyelimuti ruangan ketika Riko yang tampak tenang namun emosional, mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lantang. Ia bahkan tak kuasa menahan air mata saat prosesi berlangsung.
Plt. Kepala KUA Tanjung Harapan, Novri Hutri, yang memandu langsung pembacaan syahadat, menyambut hangat kehadiran Riko sebagai mualaf.
“Kami menyambut saudara baru kami, Riko Fernando Hutagalung, yang tetap kita panggil dengan nama aslinya. Semoga Allah SWT memberinya keteguhan hati. Kami sebagai keluarga besar Muslim siap mendukung perjalanan barunya,” ujar Novri.
Dalam nasihatnya, Novri juga mengingatkan pentingnya menjaga salat dan menjalankan seluruh ajaran Islam dengan sungguh-sungguh.
“Semoga masyarakat mendukung dan membimbing Riko dalam proses belajar. Jangan biarkan dia sendiri, jadikan dia teman, agar dia merasa bahagia dengan agama dan saudara barunya,” pesannya.
Riko, yang saat ini tinggal di Kelurahan Laing dan bekerja di ladang milik warga, mengaku mulai tertarik dengan Islam sejak setahun terakhir. Ia banyak membaca buku-buku agama dan berdiskusi dengan teman-temannya.
“Ini adalah puncak dari perjalanan panjang saya. Saya merasa telah menemukan rumah yang sesungguhnya bagi jiwa saya. Ketenangan dan logika dalam ajaran Islamlah yang akhirnya meyakinkan hati saya,” tutur Riko dengan mata berkaca-kaca.
Sebagai tanda awal dari perjalanan barunya, KUA Tanjung Harapan memberikan hadiah berupa Al-Qur’an terjemahan kepada Riko. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam, (helda/MH)






