Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kemenag Kota Solok Gelar Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 2025

Kota Solok  |  Mentrengnews.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas tata kelola madrasah dengan menggelar kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025. Acara tahunan ini dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025, di MIN Kota Solok dan menjadi agenda penting untuk mengevaluasi efektivitas kepemimpinan di semua jenjang madrasah.

Kegiatan PKKM kali ini diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah mulai dari tingkat RA, MI, MTs, hingga MA se-Kota Solok. Pembukaan dilakukan secara resmi oleh Plt. Kepala Kemenag Kota Solok, H. Amril, dan dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), pengawas madrasah, serta majelis guru dari keempat madrasah tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, H. Amril menyampaikan bahwa tujuan utama dari PKKM adalah untuk menilai efektivitas dan capaian kinerja Kepala Madrasah selama satu tahun berjalan.

“Kegiatan ini sangat krusial untuk memastikan seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan peningkatan mutu pendidikan di madrasah,” ujar H. Amril.

Penilaian ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi alat ukur yang akurat terhadap implementasi program pendidikan di lapangan.

Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah presentasi dari Kepala MAN Kota Solok, Marion. Dalam paparannya, Marion menjabarkan empat komponen utama yang menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan seorang Kepala Madrasah, yaitu:
1. Program Pengembangan Madrasah: Inovasi dan peningkatan fasilitas serta kurikulum.
2. Program Manajerial Madrasah: Efisiensi dan efektivitas pengelolaan sumber daya.
3. Program Kewirausahaan: Upaya peningkatan kemandirian dan daya saing madrasah.
4. Program Supervisi: Pengawasan dan pembinaan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan.

Sementara itu, Joni, salah seorang pengawas madrasah, mengungkapkan harapannya terhadap luaran dari kegiatan PKKM ini. Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah dalam proses penilaian.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan komunikasi yang konstruktif untuk perbaikan tata kelola madrasah secara menyeluruh,” ungkap Joni. Ia menambahkan, tujuan akhirnya adalah memperkuat komitmen bersama antara Kepala Kemenag, pengawas, dan Kepala Madrasah dalam memajukan kualitas pendidikan di Kota Solok.

Dengan berakhirnya PKKM ini, Kemenag Kota Solok berharap adanya peningkatan signifikan dalam tata kelola dan mutu pendidikan madrasah di wilayahnya untuk tahun ajaran mendatang.(helda/Nt)

Pos terkait