TP PKK Kota Solok Gelar Sosialisasi Kampung Mandiri, Pelatihan Packaging, dan Literasi

Kota Solok  |  Mentrengnews.com — TP-PKK Kota Solok melalui Pokja II menggelar Sosialisasi Kampung Mandiri sekaligus Pelatihan Packaging dan Literasi di Sekretariat TP-PKK Kota Solok, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh peserta utusan Pokja II dari seluruh kelurahan di Kota Solok dan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang sesuai tema pelatihan.

Narasumber Sri Puji Astuti, M.Ed., Ph.D., menyampaikan materi mengenai literasi keluarga yang menurutnya merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya.

“Literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi bagaimana keluarga mampu mengolah informasi, berpikir kritis, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sri Puji Astuti.

Ia menambahkan bahwa ibu-ibu PKK memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya literasi di rumah, mulai dari membacakan cerita kepada anak hingga memanfaatkan teknologi secara bijak. Sri Puji juga mendorong hadirnya sudut baca di rumah, RT, maupun kelurahan sebagai langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan kemampuan literasi masyarakat.

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk mengakses, memahami, mengolah, dan menggunakan informasi secara efektif, baik dalam bentuk tulisan, visual, maupun digital. Literasi tidak hanya terbatas pada membaca dan menulis, tetapi mencakup pemahaman, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan dalam memanfaatkan informasi untuk kehidupan sehari-hari.

Materi kedua disampaikan oleh Dody Amril, ST., MM., yang membahas teknik packaging modern untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kemasan yang baik tidak hanya mempercantik tampilan produk, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen,” jelas Dody.

Ia menegaskan banyak produk UMKM sebenarnya berkualitas, namun kurang diminati karena kemasan belum menarik atau belum memenuhi standar keamanan pangan. Dalam sesi pelatihan, peserta diajak mengenal berbagai jenis kemasan, desain label informatif, serta teknik branding sederhana yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM binaan PKK.

Packaging atau pengemasan adalah proses merancang dan memproduksi wadah atau pembungkus suatu produk untuk melindungi, menyimpan, dan memasarkan produk tersebut. Kemasan berfungsi meningkatkan daya tarik visual, memberikan informasi penting, menjaga kualitas, serta membangun identitas merek.

Materi terakhir disampaikan oleh Miswarti, Ketua Pokja II TP-PKK Kota Solok, yang menguraikan konsep Kampung Mandiri sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga.

“Kampung Mandiri adalah upaya membangun lingkungan yang produktif, sehat, dan berdaya melalui gerakan PKK,” jelas Miswarti.

Ia menjelaskan bahwa Kampung Mandiri mencakup pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan hasil pertanian rumah tangga, hingga pengembangan ekonomi keluarga melalui UMKM. Miswarti menekankan bahwa inovasi setiap kelurahan sangat dibutuhkan agar program kemandirian dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kampung Mandiri adalah konsep pembangunan masyarakat berbasis keluarga yang menekankan pada kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan, dan kreativitas warga. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang produktif, teratur, dan berkelanjutan melalui gerakan pemberdayaan masyarakat yang dipimpin oleh kader PKK.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mendukung program pemerintah daerah. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan materi maupun tanya jawab langsung, dan berharap pelatihan ini dapat diterapkan di lingkungan masing-masing untuk meningkatkan kemandirian keluarga dan kualitas hidup masyarakat Kota Solok. (helda)

Pos terkait