Batusangkar | Mentrengnews.com, INFO_PAS— Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar mendapatkan sosialisasi penting tentang antisipasi gangguan kesehatan mental yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, Senin (6/10).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber spesial yang datang jauh dari Kota Bandung, yakni Ustadz Zaenal Muttaqin, seorang motivator dan pembimbing rohani yang dikenal aktif dalam kegiatan pembinaan mental dan spiritual di berbagai lembaga sosial.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan screening kesehatan jiwa oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, bertempat di Aula Rutan Batusangkar. Sebanyak 86 orang WBP mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan mental di kalangan warga binaan, sebagai langkah preventif dalam menjaga kesejahteraan psikologis mereka.
Usai screening, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan pembinaan rohani di blok hunian warga binaan. Dalam penyampaiannya, Ustadz Zaenal Muttaqin menekankan pentingnya ketenangan hati dan penerimaan diri terhadap setiap ujian kehidupan.
“Setiap masalah yang hadir dalam hidup harus diterima dengan ikhlas dan dijadikan pelajaran berharga untuk memperbaiki diri. Dengan hati yang lapang, kita akan menemukan ketenangan dan kekuatan untuk bangkit,” ujar Ustadz Zaenal dalam sesi motivasinya.
Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang telah hadir memberikan perhatian nyata terhadap kesehatan mental warga binaan. Program seperti ini sangat penting untuk membantu mereka menjaga keseimbangan emosional dan spiritual selama menjalani masa pembinaan,” ungkap Reza.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini selaras dengan komitmen Rutan Batusangkar dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, produktif, dan manusiawi.
“Kesehatan mental adalah pondasi penting dalam proses pembinaan. Dengan kondisi jiwa yang sehat dan pikiran yang tenang, warga binaan dapat mengikuti berbagai program pembinaan dengan lebih baik,” lanjutnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan mental, serta menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendukung proses pemasyarakatan yang berkeadilan dan berperikemanusiaan. (Syuja-Humas Rutaba)






