Mentreng.com | Tanah Datar – Wartawan atau jurnalis adalah seseorang yang melakukan kegiatan jurnalistik atau orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya dikirimkan/dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat dipublikasi dalam media massa, seperti koran, televisi, radio, majalah, film dokumentasi, dan internet. Wartawan mencari sumber mereka untuk ditulis dalam laporannya; dan mereka diharapkan untuk menulis laporan yang paling objektif dan tidak memiliki pandangan dari sudut tertentu untuk melayani masyarakat.
Pada satu sisi peningkatan jumlah warta-wan adalah gambaran yang menggembirakan. Hal itu bukan menunjukan lapangan pekerjaan lain yang sudah sempit. Akan tetapi setidaknya disebabkan profesi yang disebut wartawan itu orang selalu necis stady.
Dalam menjalankan tugas bebas menghu bungi siapa saja. Dari hari kehari dihubungi pejabat, baik itu pejabat pusat negara, maupun pejabat daerah. Apalagi jika ada suatu kegiatan kementerian/dinas atau instansi yang harus di ketahui orang banyak maunpun sebaliknya.
Menyebarkan informasi ada lah kegiatan sehari-hari tanpa mengenal waktu. Siang malam, hujan panas bukanlah halangan yang membuat tugasnya terhenti.
Misalnya kebakaran ditengah malam, banjir/air bah menjelang subuh tetap diliput wartawan. Hasil liputanya itu untuk segala lapisan masyarakat.
Wartawan selalu berada diantara pemerintah dan masyarakat. Sebab pada satu sisi tugasnya menyiarkan program pemerintah agar diketahui orang banyak.
Pada sisi lain, wartawan menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah, dan untuk kesempurnaan fungsinya wartawan melakukan kritik. Karena tanpa kritik demokrasi negeri ini tidak akan maju-majunya.
Sehubungan dengan itu, lahir statmen bersama dari orang-orang besar “kritik itu cambuk keberhasilan”. Disamping itu wartawan yang mau melakukan kritik itulah yang anggota Pers Pancasilais.
Pengamatan Mentreng.com itu ketika dikompir masikan kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar Cq Kabag Humas dan protokol, tidak membantah peningkatan jumlah wartawan, khususnya di daerah ini.
Sehubungan dengan itu disamping kuantitas juga diharapkan peningkatan kualitas. Aksinya, jika tuhan mengizinkan akhir Desember mendatang 50 wartawan Kabupaten Tanah Datar akan diusahakan study banding ke Dewan Pers.
Malah tidak hanya sampai disitu, tetapi akan diusahakan sampai menimba pengetahun dari media besar di lndonesia. Sebab kita yakin kawan-kawan kita pada media massa yang sekarang berpotensi besar dan wartawan itu me merdeka. Begitu antara lain dikatakan Drs.Yus rizal yang piawai melahirkan suasana familyar dengan tamunya, Rabu kemaren (30/09). (Red)






